Minggu, 08 Agustus 2021

Contoh Soal Survei Karakter Jenjang SD


Assessment nasional itu adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan menjadi asesmen nasional itu adalah program evaluasi atau penilaian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan disamping AKM juga ada Survei Karakter untuk meningkatkan mutu pendidikan jadi Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri dengan memotret info proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan 

Kemendikbud itu akan melaksanakan evaluasi yang Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan caranya apa caranya adalah dengan membuat potret membuat gambar terkait dengan input terkait dengan proses dan output pembelajaran dan itu akan dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan pelaksanaan siswa nasional itu itu di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kota juga dengan kantor wilayah dan Kantor Kementerian Agama.

Survei Karakter

Survei Karakter dikerjakan oleh murid untuk mendapatkan informasi hasil belajar sosial emosional Jadi ini nanti diikuti oleh siswa juga yang menjadi sampel tadi sekitar misal 30 siswa ini isi dari faktor yaitu terkait dengan pelajar Pancasila jadi Apakah siswa kita sudah menggambarkan sebagai pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia kebinekaan Global bergotong-royong Mandiri ada 6 profil Pancasila komponen dari Pancasila Meskipun tidak dimasukkan cinta kepada tanah air atau nasionalisme tapi kita tidak membahas itu yang jelas profil pelajar Pancasila ada 6 macam ini Kemudian untuk serta karakter tadi itu mengukur sikap kebiasaan nilai-nilai sebagai hasil belajar kognitif yang terkait dengan profil Pancasila.

Contoh Naskah Soal Survei Karakter

1. Hari Minggu Hayckal dan Faris berencana bermain futsal. Mereka berdua mengajak Rabindra teman satu tim futsal. Ketika menjemput Rabindra, ternyata hari Minggu pagi adalah jadwal Rabindra dan keluarga beribadah ke Gereja. 
Sikap bijaksana yang seharusnya ditunjukkan oleh Hayckal dan Faris adalah ….
A. Hayckal dan Faris tetap menunggu Rabindra di depan Gereja.
B. membujuk Rabindra agar tetap bermain futsal meskipun sebentar.
C. meminta maaf kepada Rabindra dan mengajak bermain futsal lain hari. 
D. meminta izin kepada kedua orang tua Rabindra untuk mengajak Rabindra tetap bermain futsal.
2. Natalia menemukan dompet di depan pintu masuk sekolah. Ketika dibuka ternyata ada identitas dan uangnya cukup banyak. Sementara itu, pada saat yang bersamaan Natalia membutuhkan uang untuk membeli buku pelajaran. Natalia tidak berani meminta uang kepada Ayahnya, karena ayahnya baru sakit sehingga tidak bisa bekerja. 
Sikap yang baik sebagai Pelajar yang Pancasilais ditunjukkan pada pernyataan? 
A. Mengembalikan dompet itu dengan senang dan tulus hati kepada yang punya.
B. Mengembalikan kepada yang punya dengan meminta imbalan yang cukup. 
C. Mengambil uangnya saja dan dompetnya diletakkan ditempat ia menemukan. 
D. Mengembalikan dompet tersebut karena takut hal tersebut menimpa dirinya.

Baca Juga

3. Dita adalah teman sekelas Dewi. Ia memiliki kelainan pada kaki kirinya sehingga kalau berjalan tidak tegak. Teman-teman sering mengejek sambil menirukan cara berjalan Dita.
Melihat perilaku teman-teman tersebut sikap Dewi adalah …
A. menyarankan kepada Dita untuk tidak mendengarkan ejekan teman-temannya.
B. menjauhi teman-temannya   yang sering mengejek Dita.
C. mengajak Dita menjauhi  teman-temannya agar tidak diejek.
D. mengingatkan teman-temannya agar tidak mengejek Dita.
4. SD Negeri Nusa Bangsa mengadakan berbagai kegiatan seni tradisional lokal. Sebagai siswa baru dari luar propinsi Aruna merasa asing dengan kegiatan tersebut.
Tindakan yang Aruna lakukan adalah ….
A. mengikuti  aktivitas kegiatan seni  tradisional lokal yang menarik baginya dan  meninggalkan kegiatan yang lainnya.
B. mengamati kegiatan seni tradisional lokal tersebut dan menanti teman yang mengajaknya untuk ikut terlibat.
C. mengikuti kegiatan seni tradisional lokal tersebut dan berusaha mengenalkan keunikan budaya daerah asalnya.
D. tetap bersemangat dan aktif mengikuti setiap kegiatan seni tradisional lokal  yang diselenggarakan sekolah.

Demikian tadi contoh soal survei karakater, untuk lebih lengkapnya unduh pada tautan dibawah ini.

Sabtu, 07 Agustus 2021

RPP Belajar dari Rumah Dalam Jaringan Kelas 5 SD


RPP Belajar dari Rumah Dalam Jaringan Kelas 5 SD
, Belajar dari rumah dalam jaringan pastinya memerlukan RPP satu lembar yang sama pada perangkat Merdeka belajar dari rencana pelaksanaan pembelajaran untuk sekolah dasar ini kami bagikan pada kelas 5 bagi rekan guru yang sedang melaksanakan pembelajaran dari rumah belajar dalam jaringan yang menggunakan aplikasi video conference dan sebagainya RPP ini bisa sangat membantu rekan guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dengan adanya perencanaan yang lebih matang.

Belajar dari rumah pada jenjang Sekolah Dasar juga dilakukan di seluruh Indonesia rumahan kita adalah selain tidak mengertinya perangkat teknologi yang digunakan juga tidak mengetahui bagaimana pembelajaran dari rumah itu dilakukan jika pun kita sudah mengerti dan mengetahui fitur-fitur teknologi yang dapat membantu pembelajaran maka kita memerlukan rencana pelaksanaan pembelajaran yang contohnya akan kami bagikan sebagai berikut 

Contoh RPP Dalam Jaringan 1 Lembar

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dengan membaca teks, siswa mampu menyebutkan informasi terkaitdengan pertanyaan apa, di mana, kapan, dan siapa. 
2. Dengan menuliskan dalam bentuk peta pikiran, siswa mampumempresentasikan informasi dari teks bacaan terkait dengan pertanyaanapa, di mana, kapan, dan siapa.
3. Dengan mencermati teks bacaan yang disajikan, siswa mampu menemukaninformasi tentang organ-organ pernapasan hewan.
4. Dengan berdiskusi dan mencari informasi dalam kelompok, siswa mampu membuat bagan cara kerja organ pernapasan hewan.

Pendahuluan
1. Guru menyapa siswa melalui aplikasi zoom/ google class room dan memandu siswa untuk mengawali pembelajaran dengan berdoa. (Religius dan Integritas)
2. Guru bertanya apakah hari ini sudah membatu orang tua, beribadah dan berdo’a. (Karakter dan Life Skills).
3. Guru menanyakan dan mendorong kegiatan kesukaan hari ini apa yang akan dilakukan. (Pengalaman belajar dan Variasi Aktivitas)
4. Guru Memberi gambaran tentang manfaat pembelajaran  hari ini. 
5. Guru melakukan share materi ke grup kelas dan memberikan tugas pembelajaran hari ini. 

Baca juga

Kegiatan Inti RPP BDR

A. Alat dan Bahan
Panduan Buku Guru dan Siswa
Video/ slide/ gambar dan materi ajar
Internet
Apliasi chat (WA)
B. Ayo Mengamati
Siswa mengamati  gambar pada buku siswa sebagai pembuka kegiatan pembelajaran dan menceritakan hasil pengamatannya. (Critical Thinking)
C. Ayo Membaca
Siswa membaca bacaan “Dayu dan Ikan Hias” dan bertanya jawab mengenai isi bacaan kemudian siswa mengamati peta pikiran (mind map) pada buku siswa, kemudian menuliskan jawab-an  dari pertanyaan-pertanyaan (Critical Thinking, Analysing)
D. Ayo Menulis
Siswa mencermati kembali teks bacaan “Dayu dan Ikan Hias” kemudian menuliskan pendapatnya mengenai alasan mengapa ikan selalu membuka dan menutup mulutnya. (Creativity and Innovation)
E. Ayo Mengamati
Siswa mencermati teks bacaan pada buku siswa tentang organ pernapasan hewan (cacing tanah, serangga, ikan, hewan amfibi, reptil, burung, dan mamalia). (Critical Thinking, Analysing)
F. Ayo Berkarya
Secara mandiri, siswa membuat bagan cara kerja organ pernapasan salah satu jenis hewan. (KD IPA 3.2 dan 4.2) (Creativity and Innovation, Creating)
G. Mengkomunikasikan
Siswa melakukan tanya jawab dengan guru tentang materi yang telah di pelajari melalui apilkasi yang telah di tentukan.
1. Siswa melaporkan semua latihan dan dokumentasi kegiatan hari ini di buku siswa masing-masing, kemudian melaporkan  ke guru dalam bentuk chat, foto, atau rekaman suara. (Variasi Aktivitas)
2. Siswa diwajibkan melihat video pengetahuan di Youtube.com seperti Discovery Channel, sisi terang dan situs- situs lain yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan kemudian merangkum isinya. (Life Skills dan Variasi Aktivitas)
3. Belajar menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan nasionalisme, persatuan, dan toleransi.
4. Guru melakukan evaluasi dan refleksi hasil belajar siswa hari ini dalam bentuk rangkuman chat, video atau rekaman suara.

Jumat, 06 Agustus 2021

Contoh Soal AKM Numerasi Level 1 Kelas 1 dan 2 SD


Soal AKM Numerasi Level 1
 Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar Salah satu komponen hasil belajar murid yang diukur pada asesmen nasional adalah literasi membaca serta literasi matematika (numerasi). Asesmen ini disebut sebagai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) karena mengukur kompetensi mendasar atau minimum yang diperlukan individu untuk dapat hidup secara produktif di masyarakat. Berbeda dengan asesmen berbasis mata pelajaran yang memotret hasil belajar murid pada mata pelajaran tertentu, AKM memotret kompetensi mendasar yang diperlukan untuk sukses pada berbagai mata pelajaran.

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia.

Baca juga

Soal AKM Numerasi Level 1

Pada level ini dikhususkan Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar, soal akm numerasi yang ada hanya sekedar contoh yang bisa jadi referensi bapak/ibu dalam menguji coba atau membuat soal yang baru.
Dalam pembelajaran terdapat tiga komponen penting, yaitu kurikulum (apa yang diharapkan akan dicapai), pembelajaran (bagaimana mencapai) dan asesmen (apa yang sudah dicapai). Asesmen dilakukan
untuk mendapatkan informasi mengetahui capaian murid terhadap kompetensi yang diharapkan. Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan
kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid.

Pelaporan hasil AKM dirancang untuk memberikan informasi mengenai tingkat kompetensi murid. Tingkat kompetensi tersebut dapat dimanfaatkan guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas sesuai dengan tingkat capaian murid. Dengan demikian “Teaching at the right level” dapat diterapkan. Pembelajaran yang dirancang dengan memperhatikan tingkat capaian murid akan memudahkan murid menguasai konten atau kompetensi yang diharapkan pada suatu mata pelajaran.

Rabu, 04 Agustus 2021

Contoh Soal-Soal AKM Sekolah Dasar


Soal AKM 
meliputi Numerasi dan Literasi membaca peserta didik di kelas 2, 4, 5, 6, 8, 10, dan 11. Pengembangan soal dibagi ke dalam 6 level, yaitu level 1 (kelas 1—2), level 2 (kelas 3—4), level 3 (kelas 5—6), level 4 (kelas 7—8), level 5 (kelas 9—10), dan level 6 (kelas 11—12). Setiap kompetensi yang diukur dalam setiap level dituangkan ke dalam framework literasi dan numerasi. Framework menggambarkan learning progression. Pada literasi membaca terdapat kompetensi dan subkompetensi dengan peningkatan kompetensi sesuai dengan jenjang/level, sedangkan pada numerasi terdapat domain dan subdomain dengan disertai level kognitif yang perlu dikuasai peserta didik pada setiap level.

Salah satu komponen hasil belajar murid yang diukur pada asesmen nasional adalah literasi membaca serta literasi matematika (numerasi). Asesmen ini disebut sebagai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) karena mengukur kompetensi mendasar atau minimum yang diperlukan individu untuk dapat hidup secara produktif di masyarakat. Berbeda dengan asesmen berbasis mata pelajaran yang memotret hasil belajar murid pada mata pelajaran tertentu, AKM memotret kompetensi mendasar yang diperlukan untuk sukses pada berbagai mata pelajaran.

Baca juga

Bentuk Soal AKM

Bentuk soal AKM bervariasi, yaitu pilihan ganda (PG), pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian, dan esai atau uraian.
1. Pilihan Ganda
Soal pilihan ganda terdiri atas pokok soal dengan beberapa pilihan jawaban. Peserta didik diminta menjawab soal dengan memilih satu jawaban benar dari beberapa pilihan jawaban yang disediakan. Jumlah pilihan jawaban untuk soal kelas 1 sampai dengan kelas 3 sebanyak 3 pilihan (A, B, C), kelas 4 sampai dengan kelas 9 sebanyak 4 pilihan (A, B, C, D), dan kelas 10 sampai dengan kelas 12 sebanyak 5 pilihan (A, B, C, D, E).

Penulisan soal pilihan ganda harus memenuhi kaidah penulisan soal PG, yaitu dari segi materi, konstruksi, dan bahasa. Dari segi materi, konsep harus benar, kunci hanya satu, dan pilihan jawaban harus homogen dan logis. Dari segi konstruksi, pokok soal dan pilihan jawaban harus jelas dan tidak menimbulkan pengertian ganda, informasi yang dituliskan hanya yang diperlukan, pilihan jawaban tidak menggunakan kalimat “semua jawaban di atas salah/benar”. Dari segi bahasa, soal harus memenuhi kaidah bahasa Indonesia.

2. Pilihan Ganda Kompleks
Soal pilihan ganda kompleks terdiri atas pokok soal dan beberapa pernyataan yang harus dipilih peserta didik dengan memberi tanda centang (✓) pada kotak yang disediakan di depan setiap pernyataan yang dianggap sesuai dengan permasalahan pada pokok soal, pada kolom Ya/Tidak, pada kolom Benar/Salah, atau pilihan lain yang sesuai.

3. Menjodohkan
Bentuk soal menjodohkan mengukur kemampuan peserta tes dalam mencocokkan, menyesuaikan, dan menghubungkan antardua pernyataan yang disediakan. Soal ini terdiri atas dua lajur. Lajur pertama (sebelah kiri) berupa pokok soal dan lajur kedua (sebelah kanan) berupa jawaban. Jumlah jawaban sebaiknya lebih banyak daripada jumlah pokok soal di sebelah kiri.

4. Isian atau jawaban singkat
Soal isian dan jawaban singkat adalah soal yang menuntut peserta tes untuk memberikan jawaban secara singkat, berupa kata, frasa, angka, atau simbol. Perbedaannya adalah soal isian disusn dalam bentuk kalimat berita, sementara itu soal jawaban singkat disusun dalam bentuk pertanyaan.

5. Esai atau uraian
Soal uraian adalah soal yang jawabannya menuntut peserta didik untuk mengingat dan mengorganisasikan gagasan-gagasan dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis. Pada soal uraian disediakan pedoman penskoran yang merupakan acuan dalam pemberian skor. Jawaban peserta didik akan diskor berdasarkan kompleksitas jawaban.
Untuk contoh soal AKM bisa bapak/ibu lihat di link berikut: Contoh Soal AKM Level 3


Senin, 02 Agustus 2021

RPP Belajar Dalam Jaringan Kelas 6 SD Lengkap


RPP Belajar Dalam Jaringan Kelas 6 SD Lengkap, Merdeka belajar untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam jaringan selama belajar dari Rumah (BDR) sesuai kurikulum yang berlaku dan dalam 1 lembar model terbaru, berikut kami bagikan sedikit contohnya.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Setelah membaca teks tentang perkembangbiakan jagung, siswa mampu menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.

2. Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.

3. Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan benar.

4. Setelah berdiskusi, siswa mampu melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya dengan benar.

5. Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kehidupan sosial budayanya, siswa mampu menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya dengan benar.

6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis laporan tentang  perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar melalui diagram Venn.

Pendahuluan
1. Guru menyapa siswa dengan aplikasi Zoom dan memandu siswa untuk mengawali pembelajaran dengan berdoa. (Religius dan Integritas)
2. Guru bertanya apakah hari ini sudah membatu orang tua, beribadah dan berdo’a. (Karakter dan Life Skills).
3. Guru menanyakan dan memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran hari ini. (Pengalaman belajar dan Variasi Aktivitas)
4. Guru memberi gambaran tentang manfaat pembelajaran hari ini.
5. Guru melakukan share materi ke grup kelas dan memberikan tugas pembelajaran hari ini.

Baca juga 

Alat dan Bahan
● Aplikasi Zoom atau google classroom
● Panduan Buku Guru dan Siswa
● Video/ slide/ gambar dan materi terbuka
● Internet
Ayo Mengamati
● Siswa mengamati gambar ”Tumbuhan Sahabatku” yang ada pada buku pelajaran. (Mandiri)
Ayo Membaca
● Siswa melanjutkan kegiatan dengan membaca teks tentang tanaman jagung dalam hati kemudian mengisi diagram bacaan.
● Siswa mengembangkan diagram isi dengan menggunakan kosakata baku (Kreativitas dan Inovasi)
Ayo Mengamati
● Siswa mengamati gambar bagian-bagian reproduksi pada bunga kemudian menemukan informasi dari berbagai sumber mengenai proses perkembangbiakan generatif tumbuhan.
(Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah)
Ayo Berdiskusi
● Siswa mencari bunga di lingkungan sekitar dan mengamati bagian-bagiannya, kemudian siswa menggambar bagian-bagian bunga tersebut di kertas HVS. (Berpikir kritis)
Ayo Berlatih
● Setiap siswa menyampaikan kondisi geografis negara ASEAN dan kehidupan sosial budayanya, kemudian membandingkan kehidupan sosial budaya dari dua negara. (Kreativitas dan Inovasi)
Ayo Mengkomunikasikan
● Siswa melakukan tanya jawab dengan guru mengenai materi yang telah dipelajari melalui aplikasi yang telah ditentukan.
1. Siswa melaporkan semua latihan dan dokumentasi hari ini di buku siswa masing-masing, kemudian melaporkan ke guru dalam bentuk chat, foto, atau rekaman suara. (Variasi Aktivitas)
2. Siswa mewajibkan melihat video pengetahuan di Youtube.com seperti Discovery Channel, sisi terang dan situs lain yang memberikan pengetahuan dan keterampilan kemudian merangkum isinya. (Kecakapan Hidup dan Variasi Aktivitas)
3. Belajar menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan nasionalisme, persatuan, dan toleransi.
4. Guru melakukan evaluasi dan refleksi hasil belajar siswa hari ini dalam bentuk rangkuman chat, video atau rekaman suara.

Pasword : kkgjaro.blogspot.com

Senin, 26 Agustus 2019

45 Model Pembelajaran Spektakuler Buku Bacaan Wajib Bagi Guru

45 Model Pembelajaran Spektakuler Buku Bacaan Wajib Bagi Guru
45 Model Pembelajaran Spektakuler Buku Wajib Guru, Masalah yang dihadapi sistem pendidikan di Indonesia saat ini terletak pada empat hal pokok. Yaitu, kurikulum, metodologi pembelajaran, pendanaan, dan reorganisasi kelembagaan. Untuk sementara, kurikulum yang digunakan dianggap mencukupi karena dirumuskan, ditetapkan, dan diberlakukan berkala secara terkoordinasi dari pemerintah pusat yang dalam hal ini Departemen Pendidikan. Meskipun, menuai kritik yang tajam dari berbagai kalangan. Sebab, setiap ganti pemimpin, ganti kurikulum, namun unsur pokok keilmuan yang dipelajari tidak berubah. Kondisi inilah yang menjadi sebab utama terjadinya stagnasi metodologi pembelajaran yang digunakan. Metodologi pembelajaran merupakan ujung tombak dari kurikulum. Jika kurikulum tidak berubah maka metodologi pembelajarannya pun menjadi tetap dan tidak berubah. Padahal, metodologi pembelajaran adalah kunci utama membuka wawasan pengetahuan dan teknologi aplikatif.

Buku 45 Model Pembelajaran Spektakuler  Ilmu pengetahuan dan teknologi aplikatif itu adalah kunci keberlangsungan manusia di masa depan. Hal itu hanya bisa ditempuh dengan cara menciptakan manusia-manusia yang terampil, cekatan, cerdas, kreatif, dan inovatif. Dengan mengandalkan metode pembelajaran yang ada dan digunakan saat ini, itu tidak mungkin terjadi. Sementara itu, untuk soal pendanaan seharusnya juga tidak menjadi masalah lagi karena secara yuridis dan de facto juga ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat 4 sebesar 20% dari APBN.1 Dua puluh persen dari APBN itu bukan dana yang kecil, bahkan boleh dikatakan lebih dari cukup untuk membiayai penyelenggaraan proses belajarmengajar di seluruh penjuru negeri. Namun, yang menjadi persoalan pada umumnya adalah kemampuan mengelola dana sebesar itu dengan “benar” dan “tepat”. Hal itu terletak pada aspek manusianya.

Baca juga



Buku ini adalah salah satu bentuk nyata usaha penulis untuk membantu mengurai benang kusut sistem pendidikan di Indonesia dalam hal metodologi pembelajaran. Meskipun hanya terbatas pada metode dan model pembelajaran di lembaga pendidikan yang disebut sekolah, setidaknya diharapkan melalui buku ini ada titik terang bahwa sistem pendidikan di Indonesia dapat menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Proses pembelajaran di sekolah merupakan proses kependidikan yang terencana, terpadu, dan terkoordinasi secara sistematis dengan standar dan ukuran evaluasi yang jelas dan tegas. Oleh sebab itu, segala sesuatu yang berhubungan dengan proses pembelajaran di sekolah merupakan satu kesatuan utuh yang tidak mungkin bersifat terpisah dan acak.
Kurikulum yang ada harus terhubung secara sistematis dengan metodologi pembelajaran yang digunakan, sedangkan metodologi pembelajarannya pun harus dirumuskan secara teperinci dan detail. Oleh sebab itu, pengembangan kurikulum pada praktiknya selalu terikat dan berhubungan kuat dengan metodologi pembelajaran. Sebagian besar masalah yang dihadapi sistem pendidikan di Indonesia berujung pada dua persoalan utama tersebut, yaitu kurikulum dan metodologi pembelajaran. Kurikulum berfungsi sebagai kompas dalam arti penentu arah jalannya

proses pembelajaran yang akan digunakan. Sementara itu, metodologi pembelajaran adalah ujung tombaknya. Kurikulum tidak mungkin dapat berjalan dengan baik dan benar jika tidak diikuti oleh sistem dan metode pembelajaran yang sistematis dan terpadu. Dari segi material, konsep kurikulum yang berkembang saat ini dirasa sudah cukup untuk dijadikan standar pembelajaran di sekolah setidaknya untuk sementara waktu ini.

Hal ini tidak sama halnya dengan metode pembelajaran yang digunakan. Metode pembelajaran yang berkembang dan dikembangkan di sekolah-sekolah pada umumnya bersifat konvensional dan klasik. Yaitu, guru bercerita, murid mendengar dan mencatat. Guru memberi, murid menerima. Konsep yang demikian memang tidak salah dan juga tidak buruk. Hanya saja cenderung lebih lambat dalam membentuk pengetahuan dalam diri siswa. Siswa hanya dianggap wadah kosong yang harus diisi dengan warna yang sesuai warna dan karakteristik sang guru.

Akibatnya, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang di Indonesia menjadi semakin lambat dan tertinggal dibandingkan negara-negara lain. Otak siswa lebih banyak diisi dengan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki guru, bukan objek asli dari ilmu dan pengetahuan semesta itu sendiri. Warna dan kemampuan dasar murid sebagian besar adalah warna dan kemampuan dasar sang guru. Hal ini terjadi di hampir semua aspek, baik dari segi motorik , kognitif , maupun psiko-sosiologisnya (afektif)

Download Buku 45 Model Pembelajaran Spektakuler

Selasa, 30 Juli 2019

Seleksi ASN di Buka Oktober 2019 Berikut Formasinya

Seleksi ASN di Buka Oktober 2019 Berikut Formasinya
[SIARAN PERS] Nomor: 070/RILIS/BKN/VII/2019, Hari ini pemerintah mengumumkan secara resmi seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diagendakan pada Oktober 2019 atau seleksi CPNS 2019. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana memprediksi peserta seleksi akan mencapai 5,5 juta. Pada pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 total pelamar sebanyak 3.636.251 juta, dengan rincian jumlah pelamar di 76 instansi pusat mencapai 1.446.460 dan pelamar di 481 instansi daerah sebanyak 2.189.791. Selanjutnya formasi CPNS 2018 Provinsi Papua diberikan sebanyak 12.831 dan Provinsi Papua Barat sejumlah 6.208. Sementara untuk seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap Pertama sejumlah 51.293 peserta melampaui passing grade. Formasi P3K Tahap Pertama ini dibuka khusus bagi tenaga honorer dengan jabatan Guru, Tenaga Kesehatan, Dosen dan Tenaga Kependidikan PTN baru, serta Penyuluh Pertanian.

Baca juga

Selaku Ketua Pelaksana Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas), Kepala BKN juga menyampaikan sejumlah kendala yang dialami pelamar CPNS 2018, di antaranya: 1) Database kependudukan yang tidak update, terutama kesulitan pelamar melakukan update Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) daerah dan pusat; 2) Sejumlah ijazah pelamar tidak sesuai kualifikasi Pendidikan yang dipersyaratkan; 3) KTP yang diunggah pelamar tidak jelas/bukan KTP asli, dan 4) Sejumlah dokumen pendukung yang dilampirkan tidak lengkap. Beberapa permasalahan ini yang menjadikan peserta tidak memenuhi syarat administrasi. 

Untuk rencana pelaksanaan seleksi ASN pada Oktober 2019 akan dibuka dengan dua jenis pilihan, yakni seleksi CPNS dan P3K Tahap Kedua. Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 yang mencakup 100.000 ribu formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K Tahap Kedua, dan sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K Tahap Pertama. Dari aspek infrastruktur seleksi, 108 titik lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah. Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak, oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah.

DOWNLOAD SIARAN PERS BKN

Minggu, 07 Juli 2019

Buku Matematika Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Matematika Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018
Buku Matematika Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018, bagi guru dan siswa kelas VI SD/MI K13 Revisi 2018, Buku guru terdiri dari 2 bagian. Bagian I, berisi tentang Buku Petunjuk Umum, sedangkan Bagian II berisi tentang Buku Petunjuk Khusus. Pada buku Petunjuk Umum, terdiri atas : pendahuluan, cakupan dan ruang lingkup, strategi pembelajaran, Media, dan penilaian. Pada Buku Petunjuk Khusus pada setiap bab terdiri atas : pengantar bab, pemerolehan konsep, meliputi ayo mengamati, ayo menanya, ayo menalar, ayo mencoba, ayo merangkum, ayo mengkomunikasikan, dan tugas proyek. Pada akhir bab disajikan.

Tahukah kalian sebagai tambahan informasi terkini kepada siswa, juga untuk melatih kemampuan literasi, serta pengayaan iptek terkini. Tahukah kalian ini selalu ada pada setiap bab. Soal tantangan berisi permasalahan kompleks yang merupakan jumping tas (soal tingkat tinggi) untuk melatih kemampuan higher order thinking (HOT).

Baca juga

Soal tantangan ini menjadi pilihan yang ada pada bab-bab tertentu. Tips berisi langkahlangkah praktis dan cepat dalam menjawab persoalan-persoalan matematika dengan tidak mengabaikan prosedur ilmiah dan konseptual matematika. Tips ini menjadi pilihan
yang ada pada bab-bab tertentu. Selanjutnya, guru meminta siswa secara berkelompok untuk mengerjakan latihan akhir bab.

B. CAKUPAN DAN RUANG LINGKUP
Berdasarkan Permendikbud tahun 2016 Nomor 24 cakupan dan ruang lingkup buku guru kelas 4 sebagai berikut.
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu
(1) kompetensi sikap spiritual,(2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi Sikap Sosial yaitu,
“Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya”. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan
karakter peserta didik lebih lanjut.

Pendekatan saintifik atau pendekatan ilmiah merupakan prosedur, cara dan teknik untuk memperoleh pengetahuan, serta untuk membuktikan benar salahnya suatu hipotesis yang telah ditentukan sebelumnya. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik salah satu tujuannya adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif (mengidentifikasi masalah atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan
hipotesis (sebagai pandangan jawaban sementara sebelum melakukan analisis), menganalisis data, menarik kesimpulan, dan mengomunikasikan konsep, hukum, atauprinsip yang ditemukan (Hosnan, 2014:34). Penerapan pembelajaran menggunakan
pendekatan saintifik melalui 5M ini melibatkan kegiatan aktif dari peserta didik itusendiri, tetapi masih membutuhkan bantuan pendidik meskipun semakin dewasanyapeserta didik atau semakin tinggi jenjang kelasnya.

Pendekatan saintifik disebut juga sebagai pendekatan ilmiah, proses pembelajaran dapat disamakan dengan suatu proses ilmiah karena alasan itulah kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalm pembelajaran, hal ini diyakini

(pendekatan saintifik) sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik.
Proses pembalajaran pada kurikulum 2013 untuk semua jenjang dilaksanakan dengan menggunakan metode ilmiah (saintifik) langkah-langkah pendekatan ilmiah dalam proses
pembelajaran meliputi menggali informasi pengamatan, bertanya, percobaan, kemudian mengolah data dan informasi, menyajikan data atau informasi, dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, kemudian menyimpulkan dan mencipta (tingkat tertinggi setelah
5M). Namun harus tetap diperhatikan proses pembelajaran tetap menerapkan nilai-nilai atau sifat-sifat ilmiah dan menghindari sifat-sifat non ilmiah.

Download

Sabtu, 06 Juli 2019

Buku Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Baru

Buku Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Baru
Buku Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Baru, buku guru dan siswa matematika kelas V SD/MI k13 revisi 2018, Buku teks pelajaran yang baik adalah buku yang dapat mencakup kurikulum yang berlaku. Kompetensi Dasar harus tersampaikan melalui kegiatankegiatan yang dikemas dalam buku tersebut. Tantangan berikutnya adalah bagaimana sebuah buku dapat memuat kecakapan abad 21 yang dikenal dengan 4C (Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation, Communication, Collaboration).

Hakikat matematika merupakan ilmu yang bersifat abstrak. Bagi kebanyakan siswa matematika masih merupakan sesuatu hal yang sangat sulit dan menjadi momok. Bagi para guru tidak mudah untuk memilih strategi, model, pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran yang tepat. Dengan demikian materi matematika mudah dipahami siswa, siswa dapat terampil serta siswa tertarik untuk mempelajarinya.

Buku Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018. Strategi pembelajaran merupakan taktik yang digunakan guru agar
pembelajaran terlaksana dan tepat sasaran. Strategi pembelajaran secara aplikatif dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu strategi langsung danstrategi tidak langsung. Strategi mana yang digunakan sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat tepat sasaran dan tujuan pembelajaran dapat tercapai sangat tergantung pada keahlian guru.  Oleh karena itu, agar siswa lebih cepat
memahami materi biasanya digunakan strategi langsung. Jika strateginya tidak langsung, maka jenis kegiatannya juga tidak langsung menyentuh materi pembelajaran.

Baca juga

Buku Guru Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018 

Buku Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018, Rencana pembelajaran pada hakikatnya merupakan perencanaan jangka pendek yang dilakukan oleh guru untuk dapat memperkirakan berbagai tindakan yang akan dilakukan di kelas. Perencanaan pembelajaran tersebut perlu dilakukan agar guru dapat mengkoordinasikan berbagai komponen pembelajaran yang berorientasi (berbasis) pada pembentukan kompetensi
siswa, seperti kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian berbasis kelas. 

Kompetensi dasar berfungsi untuk memberikan
makna terhadap materi standar. Indiaktor hasil belajar berfungsi sebagaialat untuk mengukur ketercapaian kompetensi. Adapun penilaian berbasiskelas berfungsi sebagai alat untuk mengukur pembentukan kompetensi sertadapat menentukan tindakan yang harus dilakukan jika kompetensi standar
belum tercapai.

Buku guru ini memuat kebutuhan guru dalam menerapkan pembelajarandi kelas. Hal ini berdasarkan buku siswa berjudul “Senang Belajar Matematika
untuk SD/MI Kelas V”. Caranya guru terlebih dahulu mempelajari buku inisebelum mengajar di kelas sehingga mengetahui hal-hal yang perlu disiapkanatau dilakukan dalam menyiapkan pembelajaran.

Cara Penggunaan Buku Guru Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku Panduan Guru ini memiliki dua kegunaan, yaitu sebagai petunjuk
penggunaan Buku Siswa dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas.
Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memperhatikan hal-hal sebagai
berikut.
a. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti.
b. Pahamilah setiap Kompetensi Dasar dan Indikator setiap pelajaran atau
bab.
c. Upayakan untuk mencakup Kompetensi Inti (KI) I dan (KI) II dalam semua
kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk
mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif.
d. Dukunglah ketercapaian Kompetensi Inti (KI) I dan (KI) II dengan kegiatan
pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah.
e. Cocokkanlah setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku
siswa sesuai dengan halaman yang dimaksud.
f. Mulailah setiap kegiatan pembelajaran dengan memberikan pengantar
sesuai materi pembelajaran. Menjadi lebih baik lagi bila dilengkapi dengan
kegiatan pembukaan yang menyenangkan dan membangkitkan rasa ingin
tahu siswa. Misalnya, bercerita, mengajukan pertanyaan yang menantang,
menunjukkan gambar, dan sebagainya.
g. Kembangkan ide-ide kreatif dalam memilih model pembelajaran. Termasuk
di dalamnya menemukan kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi
kurang sesuai dengan perencanaan.
h. Pilihlah beragam model pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya
diskoveri/inkuiri, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis
proyek, pembelajaran kooperatif, Pendidikan Matematika Realistik Indonesia
(PMRI). Penggunaan beragam model tersebut, selain melibatkan siswa
secara langsung, diharapkan juga dapat melibatkan warga sekolah dan
lingkungan sekolah.
i. Kembangkanlah keterampilan seperti,
1) pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan
(PAIKEM);
2) keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir
tingkat tinggi;
3) keterampilan membuka dan menutup pembelajaran; dan
4) keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas.
j. Maksimalkanlah penggunaan media atau sumber belajar alternatif yang
tersedia di lingkungan sekolah.
k. Buatlah alat peraga guna memudahkan siswa memahami materi.

Buku Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Baru

Buku Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Baru
Buku Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2018, buku guru dan siswa matematika SD K13 Revisi tahun 2018, dalam bentuk pdf yang kami bagikan ini adalah merupakan acuan terbaru guru kelas diluar tematiknya dalam pembelajaran Matematika,Pelajaran matematika adalah pelajaran yang asik dan menyenangkan. Di buku ini, kalian akan mempelajarinya dengan kreatif dan inovatif. kalian akan memepelajari tentang: bilangan bulat, lingkaran, bangun ruang, dan statistik. Secara rinci yang akan kalian pelajari adalah membaca dan menulis bilangan bulat, mengurutkan dan membandingkan bilangan bulat, operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, menyelesaikan masalah sehari-hari dengan bilangan bulat, hal-hal yang berkaitan dengan lingkaran, keliling lingkaran, dan luas lingkaran, bagian-bagian bangun ruang, luas permukaan bangun ruang, volume bangun ruang (prisma, tabung, limas, kerucut, dan bola), serta modus, median, mean.

Buku Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2018. Materi disajikan dengan 5 M yaitu mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan. Banyak aktivitas yang akan dilakukan dalam memahami dan mengusai materi. Aktivitasmu dalam mempelajari topik-topik di buku ini adalah: menulis kembali hasil pengamatan, membuat pertanyaan, menalar dengan penemuan,mencoba soal-soal, berdiskusi, projek, dan serta peduli pada temanmu.

Baca juga


Buku Siswa Matematika Kelas 4 SD Kurikulum 2013

Buku Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2018 . Adik-adik generasi emas, kami bersyukur kepada Allah SWT atas segala rahmat, hidayah, dan taufiq-Nya sehingga Buku Matematika untuk SD/MI Kelas IV dapat kami hadirkan dihadapan adik-adik sekalian. Buku ini merupakan bagian dari serangkaian Buku Siswa
untuk SD/MI Kelas IV, V, dan VI. Tujuan disusunnya buku ini adalah untuk membantu adik adik sekalian untuk dapat belajar dan memahami matematika. Dalam buku ini, disajikan tahapan pembelajaran 5 M, yaitu: mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. 

Masing-masing tahapan disajikan secaradetail untuk membantu adik-adik dalam melakukan aktivitas ilmiah, berbasis berfikir tingkat tinggi. Dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah, diharapkan adik-adik dapat meningkatkan kemampuan literasi, dan juga kemampuan mengkoneksikan apa yang dipelajari dengan lingkungan sekitarnya.

Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang membantu terselesaikannya buku ini. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang setimpal.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam buku siswa ini, oleh karena itu saran dan kritik membangun selalu kami harapkan. Semoga buku siswa ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi yang memerlukannya. Aamiin.
Selamat belajar !!!

Buku Guru Matematika Kelas 4 SD Kurikulum 2013

Buku Matematika Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2018 . Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat, hidayah, dan taufiq-Nya sehingga Buku Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV dapat kami susun dengan baik. Tujuan disusunnya buku guru ini adalah untuk membantu guru agar dapat memfasilitasi siswa belajar dan memahami materi matematika sebagaimana diamanatkan dalam Kurikulum 2013 yang direvisi. 

Pendekatan yang digunakan menggunakan adalah scientific approach atau 5 M, yaitu mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. Masing-masing tahapan disajikan secara detail untuk membantu siswa dalam melakukan aktivitas ilmiah berbasis berfikir tingkat tinggi. Dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah, diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan literasinya, pemahaman, keterampilan, serta aspek sikap yang baik. 

Tentu, kemampuan mengkoneksikan apa yang dipelajari dengan lingkungan sekitarnya menjadi perhatian yang tak terabaikan. Beberapa aspek penting yang disampaikan dalam buku ini adalah adanya narasi awal pembelajaran dengan menyajikan masalah-masalah kontekstual, guru memfasiltasi siwa dalam proses pembelajaran problem based learning, discovey learning, dan collaborative learning. Siswa juga didorong untuk dapat membuat kaitan-kaitan penting antar sub materi, dan antar materi dengan alam sekitar anak. Literasi dan koneksi siswa dinilai dengan menggunakan authentic assessment. 

Di akhir setiap bab, kami sajikan project based learning. Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang membantu terselesaikannya buku guru ini. Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang setimpal.  Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam buku guru ini, oleh karena itu saran dan kritik membangun selalu kami harapkan. Semoga buku guru ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi yang memerlukannya. Aamiin. 
Tetap semangat, dan jadilah guru yang dicintai dan dirindu siswa.

Download

Minggu, 30 Juni 2019

Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Tahun 2019 Bagi Guru

Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Tahun 2019 Bagi Guru,  Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar agar berlangsung secara efektif, efisien, dan akuntabel, maka diperlukan pedoman pelaksanaan kegiatan tersebut. Sejalan dengan itu, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan perlu menyiapkan pedoman Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar yang akan digunakan oleh satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, dan Kemendikbud.

Baca juga

E. Persyaratan Peserta
1. Syarat Umum:
Mempunyai kualifikasi Akademik minimal S1/DIV
Guru PPKn SMP atau Guru kelas untuk SD yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN/Guru Tetap Yayasan (GTY) serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya
Mempunyai masa kerja sebagai Guru PPKn SMP dan/atau Guru kelas untuk SD sekurang- kurangnya 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan SK Pengangkatan atau Surat Penugasan dari Penyelenggara Pendidikan/Kepala Sekolah dengan melampirkan bukti fisik
Memiliki NUPTK
Aktif melaksanakan tugas pembelajaran PPKn dengan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu atau sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk Guru yang mendapat tugas tambahan, yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah Belum pernah menjadi juara 1, 2, 3 Anugerah Konstitusi
Belum pernah mengikuti seleksi peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional dari Mahkamah Konstitusi selama 2 (dua) tahun terakhir
Tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin atau tidak sedang dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala
Cabang Dinas/UPTD atau Kepala Dinas Pendidikan.

2. Syarat khusus :
Mengunggah dokumen portofolio dari kinerja 3 (tiga) tahun terakhir seperti tertuang pada lampiran 1.
Mengunggah 1 (satu) jenis karya tulis ilmiah individual 2 (dua) tahun terakhir yang belum pernah diikutsertakan pada seleksi Guru PPKn tingkat nasional atau sejenisnya dengan teknik dan sistematika penulisan seperti tertuang pada lampiran 2 dengan cover seperti lampiran 3
Mengunggah deskripsi evaluasi diri seperti tertuang pada lampiran 4. d. Mengunggah surat pernyataan Belum pernah menjadi juara 1, 2, 3 Anugerah Konstitusi, belum pernah mengikuti seleksi peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional dari Mahkamah Konstitusi selama ? (dua) tahun terakhir dan sebagai guru PPKn di SMP. (Lampiran 5)
e. Mengunggah surat pernyatan integritas yang ditandatangani oleh guru yang bersangkutan di atas materai Rp 6000,00 seperti tertuang pada lampiran 6
f. Semua file yang terdiri dari karya tulis ilmiah, portofolio, evaluasi diri dan surat pernyataan diunggah dalam bentuk PDF dan compres melalui program winrar/winzip.
g. Bagi 6 (enam) orang finalis Anugerah Konstitusi wajib mengirimkan karya tulis ilmiah,
portofolio, dan evaluasi diri secara hard copy.
F. Penyelenggaraan Seleksi 1. Jalur Seleksi Seleksi diadakan melalui 2 (dua) jalur yakni: 1) Jalur seleksi di kabupaten/kota
2) Jalur seleksi umum melalui daring
2. Penyelenggaraan Tingkat Kabupaten/Kota dan Seleksi Umum secara Daring
1) Pada tahapan ini setiap kabupaten/kota yang menyelenggarakan seleksi harus mengajukan nominator berdasarkan hasil seleksi, bukan atas dasar penunjukan
2) Peserta yang terpilih melalui kabupaten kota wajib mendaftar secara daring melalui web: www.kesharlindungdikdas.id dan menyerahkan berita acara seleksi serta SK peserta yang masuk nominasi (SK Pemenang/Juara)
3) Bagi kabupaten/kota yang tidak menyelenggarakan seleksi, maka peserta wajib mengikuti
seleksi umum secara daring.
3. Penyelengaaraan Seleksi Naskah Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional
1) Peserta seleksi di tingkat nasional terdiri dari nominator hasil seleksi tingkat kabupaten/kota yang menyelenggarakan dan peserta melalui jalur seleksi umum secara daring
2) Peserta yang terpilih melalui kabupaten/kota dan peserta yang lolos tes seleksi umum secara daring wajib mengunggah naskah berupa karya tulis ilmiah, protofolio, dan evaluasi diri
3) Seleksi naskah (portofolio, karya tulis ilmiah dan evaluasi diri)
4) Pengumuman hasil seleksi peserta Anugerah Konstitusi

5) Pengajuan 6 nominator ke Mahkamah Konstitusi G. Mekanisme Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Guru PPKn jenjang Pendidikan Dasar dapat dilihat pada bagan berikut ini: BAGAN 1.1 JALUR SELEKSI DI KABUPATEN/KOTA
PENGAJUAN NOMINATOR KE MAHKAMAH KONSTITUSI

PENILAIAN NASKAH (PORTOFOLIO, KARYA TULIS ILMIAH DAN EVALUASI
5
UNGGAH BERKAS SECARA DARING
4
PENDAFTARAN SECARA DARING
web: www.kesharlindung.pgdikdas.go.id
4
MENGIKUTI SELEKSI DI KABUPATEN/KOTA
5
PENDAFTARAN MELALUI KABUPATEN/KOTA
Sumber: Panitia Seleksi Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional
Direktorat PG DIKDAS Tahun 2019
Langkah-langkah seleksi melalui jalur kabupaten/kota sebagai berikut: 1. Peserta melakukan pendaftaran ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/kota
2. Mengikuti seleksi di tingkat kabupaten/kota 3. Bagi peserta yang lolos di tingkat kabupaten/kota wajib mendaftar secara daring ke alamat web: www.kesharlindungdikdas.id
Peserta mengunggah berkas secara daring
Penilaian naskah (portofolio, karya tulis ilmiah dan evaluasi diri)
Pengumuman hasil seleksi peserta Anugerah Konstitusi

Link Download
Pedoman Anugerah Konstitusi Guru Pendidikan Dasar
Pedoman Anugerah Konstitusi Guru Pendidikan Menengah, SMA,SMK dan SLB

Selasa, 18 Juni 2019

Serba Hitam Pada Hari Kamis Inilah Edaran Baru Seragam PNS

Serba Hitam Pada Hari Kamis Inilah Edaran Baru Seragam PNS
Model Seragam Hitam hanya Ilustrasi publik Medsos
Serba Hitam Pada Hari Kamis Inilah Edaran Baru Seragam PNS, Dalam surat edaran nomor 025/4660/SJ tanggal 12 Juni Tahun 2019 Tentang Penggunaan pakaian dinas dan Atribut, salah satunya PNS diwajibkan berpakaian serba hitam pada hari Kamis. hal demikian untuk menjaga keseragaman juga kedisiplinan.

“Edaran dikeluarkan dalam rangka meningkatkan ketertiban, disiplinan, keseragaman dan kerapihan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP),” kata Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo, melalui rilisnya kemarin.

Dijelaskan, di antara hal-hal yang harus diperhatikan seluruh PNS lingkup Kemendagri dan BNPP adalah dalam penggunaan pakaian dinas seluruh PNS tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, dengan nenggunakan mutz dan atribut yang telah diatur.

Selain itu, dalam pelaksanaan upacara/apel agar PNS yang tidak mematuhi ketentuan tersebut dikumpulkan dalam satu barisan tersendiri, masing-masing atasan mengingatkan jajaran di bawahnya dan memberikan pembinaan.

“Dan, khusus pada hari Kamis mengunakan pakaian baju dan celana/rok warna hitam,” ujarnya.

Kemudian, pengaturan penggunaan tanda bintang dan melati akan ditetapkan segera sambil menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah

Download Surat Edaran Nomor 025/4660/SJ tanggal 12 Juni 2019.

Sumber Kemendagri 

Rekomendasi artikel baca
Budaya Literasi Dan Pemanfaatan Internet Sehat Dalam Keluarga