Selasa, 22 Januari 2019

Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi Dari Kemdikbud

Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi Dari Kemdikbud
Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi Dari Kemdikbud. Penyiapan Program PKP yang mempertimbangkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi, dilaksanakan oleh Ditjen GTK mulai dari penyusunan Pedoman Program PKP Berbasis Zonasi, Petunjuk Teknis Program PKB Berbasis Zonasi, Buku Pegangan Pembekalan Narasumber Nasional/Instruktur/Guru Inti Program PKP Berbasis Zonasi, Unit Pembelajaran, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), soal tes awal dan tes akhir serta instrumen penjaminan mutu. Pedoman ini memberikan gambaran utuh tentang Program PKP Berbasis Zonasi. Buku Pegangan Pembekalan Narasumber/Instruktur/Guru Inti memberikan panduan tentang pelaksanaan pelatihan khususnya skenario pelatihannya. Unit Pembelajaran berisi materi pembelajaran dalam satu Kompetensi Dasar disertai dengan contoh latihan/kasus/tugas sesuai dengan berbagai model pembelajaran yang dipilih. RPP yang disusun oleh tim pengembang merupakan contoh RPP berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Baca juga



Zona Peningkatan Kompetensi Pembelajaran 

Zona peningkatan kompetensi pembelajaran pada hakikatnya merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan (Integrasi Pembangunan), melalui pengelolaan pusat kegiatan guru (PKG), kelompok kerja guru (KKG), musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), dan musyawarah guru bimbingan dan konseling (MGBK), yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon, khususnya dalam peningkatan kompetensi pembelajaran, yang terintegrasi secara vertikal dari Satuan Pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Pusat sesuai dengan kewenangan masing-masing, yang berkesinambungan dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar. 

Sejalan dengan pengertian di atas, zona peningkatan kompetensi pembelajaran bertujuan untuk : 
a. Mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. 
b. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas peningkatan kompetensi pembelajaran, di mana kegiatan dilakukan secara terintegrasi dalam satu area wilayah dengan mempertimbangkan jarak, akses, dan volume guru yang ikut serta. 
c. Memudahkan dalam melakukan pemetaan kompetensi, kinerja, serta aktivitas guru. 
d. Memudahkan dalam melakukan pembinaan terhadap program peningkatan kompetensi guru sesuai dengan hasil pemetaan yang dilakukan. 
e. Memudahkan dalam melakukan supervisi dan koordinasi peningkatan kompetensi pembelajaran. 

Penetapan zona peningkatan kompetensi pembelajaran dilakukan dengan mempertimbangkan rambu-rambu berikut: a. Penetapan zona didasarkan pada pengklasifikasian setiap Satuan Pendidikan menurut definisi/tema zonasi yang akan disusun. b. Penentuan sekolah nominasi pusat zona mempertimbangkan indikator skala nasional, yaitu Akreditasi Sekolah, serta indikator kontrol yang mencakup hasil Ujian Nasional (UN), Uji Kompetensi Guru (UKG), dan Hasil Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). 

Pada tahap ini, pertimbangan terhadap dukungan sarana dan prasarana dan dukungan peningkatan kompetensi guru menjadi pertimbangan utama. Pertimbangan terhadap dukungan sarana dan prasarana harus mempertimbangkan kelayakan ruang kelas, laboratorium komputer dan laboratorium lainnya, sumber listrik, internet, pelaksana UNBK, sanitasi, perpustakaan, dan sarana pendukung lainnya. Sementara itu, untuk pendukung proses belajar mengajar harus mempertimbangkan faktor-faktor guru yang sudah berkualifikasi, bersertifikasi, guru yang mengajar minimal 24 jam, serta faktor lainnya. c. Perancangan program peningkatan kompetensi pembelajaran yang ada di zona yang telah ditetapkan harus mempertimbangkan karakteristik satuan pendidikan, baik jarak, akses, maupun jumlah dan sebaran guru. d. Pemantauan terhadap wilayah-wilayah zonasi melalui pemberdayaan PKG/KKG/MGMP/MGBK dengan sekolah pusat zona sebagai basis kelompok/zona. 

Pedoman Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

Pengelolaan Zona Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi 
Pengelolaan zona peningkatan kompetensi pembelajaran dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: 
a. Menetapkan wilayah zona peningkatan kompetensi pembelajaran berdasarkan radius terdekat dengan sekolah yang akan dijadikan tempat kegiatan Program PKP Berbasis Zonasi yang berada di wilayah zonasi yang telah ditentukan. b. Melakukan analisis jumlah guru sesuai bidang tugas yang diampu di masing-masing zona.  c. Menetapkan PKG, KKG, MGMP, dan MGBK berdasarkan jumlah keanggotaan pada rentang 10-20 orang per kelompok. d. Melakukan analisis kebutuhan guru inti untuk masing-masing zona.  1) Idealnya setiap bidang atau mata pelajaran (mapel) pada jenis dan jenjang pendidikan diampu oleh seorang guru inti.  Dengan menggunakan pendekatan tersebut, jika jumlah zonasi sebanyak 4.000 dan jumlah jenis guru semua  bidang dan mapel sebanyak 205, maka jumlah kebutuhan guru inti secara nasional adalah sebanyak 820.000 orang


Sabtu, 17 Februari 2018

Buku Panduan Supervisi Pembelajaran di SD Untuk Kepala Sekolah dan Guru

Buku Panduan Supervisi Pembelajaran di SD Untuk Kepala Sekolah dan Guru
Buku Panduan Supervisi Pembelajaran di SD Untuk Kepala Sekolah dan Guru, supervisi pembelajaran di sekolah dasar, Bila dikaji dari sisi etimologis istilah “supervisi” atau dalam bahasa Inggris “supervision” sering didefinisikan dengan pengawas dan kepalaaan. Sedangkan secara morfologis supervisi terdiri dari dua kata yaitu “super” yang berarti atas atau lebih dan “visi” mempunyai lihat, pandang ,tilik atau awasi. Dengan demikian supervisi dalam pengertian yang sederhana  yaiu melihat, meninjau atau melihat dari atas yang dilakukan oleh atasan (pengawas dan kepala,kepala sekolah) terhadap perwujudan kegiatan pembelajaran. 
Supervisi diartikan sebagai layanan yang bersifat membimbing, memfasilitasi, memotivasi serta menilai guru dalam pelaksanaan pembelajaran dan pengembangan profesinya secara efektif.

Pendekatan Supervisi 
Berdasarkan cara bagaimana pengawas dan kepala sekolah bersama guru melakukan perbaikan dan siapa yang lebih dominan di antara keduanya, maka dibedakan tiga macam pendekatan, yaitu direktif, kolaboratif dan non-direktif. 
1. Pendekatan Direktif: Tanggung jawab lebih banyak pada pengawas dan kepala sekolah. 
2. Pendekatan Kolaboratif: Tanggung Jawab terbagi relatif sama antara supervisor dan guru 
3. Pendekatan Non-Direktif: Tanggung jawab lebih banyak pada guru 
Karakteristik dari tiga macam pendekatan supervisi pembelajaran tersebut,

Administrasi Kelas Aplikasi Buat Guru Tahun 2018

Panduan Supervisi Pembelajaran di Sekolah Dasar

Model Supervisi 
Berdasarkan bagaimana cara memahami atau memastikan masalah, darimana datanya diperoleh dan dengan cara apa memperbaikinya, maka dibedakan tiga model supervisi pembelajaran, yaitu model saintifik, model artistik dan model Klinis. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga model supervisi pembelajaran tersebut. 
1.   Model Supervisi Saintifik/Ilmiah 
Menurut Sahertian (2008) model supervisi ilmiah adalah sebuah model supervisi yang digunakan oleh supervisor untuk menjaring data atau informasi dan menilai kinerja kepala sekolah dan guru dengan cara menyebarkan angket. 
Supervisi yang bersifat ilmiah memiliki ciri-ciri sebagai berikut: a. Dilaksanakan secara berencana dan berkelanjutan. b. Sistematis dan menggunakan prosedur serta teknik tertentu c. Menggunakan instrumen pengumpulan data d. Dapat menjaring data yang obyektif 

 
2. Model Supervisi Artistik 
Model supervisi artistik menuntut seorang supervisor dalam melaksanakan tugasnya harus berpengetahuan, berketerampilan, dan memiliki sikap arif. Seperti diungkapkan oleh Jasmani dan Mustofa (2013; 31) model supervisi artistik mendasarkan diri pada bekerja untuk orang lain (working for the other), bekerja dengan orang lain (working with the other), dan bekerja melalui orang lain (working through the other). Oleh karena itu, pelaksanaan supervisi tentunya mengandung nilai seni (art). Menurut Sergiovanni model supervisi artistik memiliki beberapa karakteristik, antara lain: 
a. Memerlukan perhatian agar lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara.  
b. Memerlukan tingkat pengetahuan yang cukup.  
c. Mengutamakan sumbangan yang unik dari guru-guru dalam rangka mengembangkan pendidikan bagi generasi muda 
 d. Menuntut untuk memberi perhatian lebih banyak terhadap proses kehidupan  kelas.  
e. Memerlukan suatu kemampuan berkomunikasi yang baik dalam cara mengungkapkan apa yang dimiliki terhadap orang lain yang dapat membuat orang lain menangkap dengan jelas ciri ekspresi yang diungkapkan itu.  
f. Memerlukan kemampuan untuk menafsirkan makna dari peristiwa yang diungkapkan 


Kunjungan Observasi (Observation Visits) 
Pada kegiatan supervisi dalam bentuk kunjungan kelas/observasi guru-guru ditugaskan untuk mengamati seorang guru lain yang sedang mendemonstrasikan cara-cara mengajar suatu mata pelajaran tertentu. Kunjungan observasi dapat dilakukan di sekolah sendiri atau dengan mengadakan kunjungan ke sekolah lain. Secara umum, aspek-aspek yang diobservasi adalah: 

Usaha-usaha dan aktivitas guru-peserta didik dalam proses pembelajaran, 
Cara menggunakan media pengajaran, 
Variasi metode, 
Ketepatan penggunaan media dengan materi, 
Ketepatan penggunaan metode dengan materi, dan 
Reaksi mental para peserta didik dalam proses belajar mengajar.

Kamis, 24 Agustus 2017

Pertanyaan dan Solusi Penginputan Jadwal di Aplikasi Dapodik

Pertanyaan dan Solusi Penginputan Jadwal di Aplikasi Dapodik
Cara pengisian jadwal pada aplikasi dapodik merupakan menu baru dan tentu saja menyisakan banyak pertanyaan yang dianggap jadi suatu permasalahan, hal itu rasional karena memang semua ops belum pernah melakukan ini pada semester sebelumnya.

Pertanyaan : Bagaimana jika 1 ruang kelas dijadikan 2 rombel bahkan 3 rombel ?
Jawaban : Dalam 1 ruang kelas urutkan jam pembelajaran sesuai dengan urutan waktu nya. Bisa seperti kelas pagi dan kelas siang. Misal kelas pagi dari Jam pelajaran ke 1,2…, 6 dan kelas siang jam ke 7,8… 12. Sehingga sistem seperti kelas kombinasi pagi dan siang jangan pernah membuat data prasarana ruang kelas baru apabila memang tidak ada prasarananya.


Pertanyaan : Bagaimana jika Ruangan kelas di bagi 2 dengan sekat triplek/ tidak permanen ?
Jawaban : Dalam isian prasarana R.kelas tetap di anggap 1 ruang saja. Adapun untuk jadwal dibuat seperti pada no.1 , walaupun pada waktu penyelanggaraan sekolah nya di pilih “pagi”.


Pertanyaan : Mengapa dalam jadwal terdapat deteksi validasi, jika PTK Mengajar di urutan jam pembelajaran yang sama tapi beda rombel akan ditolak di aplikasi?
Jawaban : Solusi pastikan tidak ada jam yang bentrok dalam pengisian jadwal. Jumlah slot jam di jadwal merupakan jumlah dari jam yang di inputkan di pembelajaran. Pastikan jam nya sudah sesuai antara pembelajaran dan jadwal sudah di bagi habis dan tidak bentrok antar rombel.
Definisi jadwal bentrok adalah apabila PTK yang sama mengajar pada jam pembelajaran yang sama pada hari yang sama di prasarana rombel (ruang kelas) yang berbeda.

Pertanyaan : Dalam pengisian jadwal terdapat baris warna merah, apa penyebab dan dampaknya ?
Jawaban : Jika jadwal tidak urut, missal dari jam pembelajaran ke-2 loncat ke jam pembelajaran ke-4 karena diselingi mapel yang ada di kelompok tambahan yg tidak masuk di jadwal aplikasi dapodik. Maka akan terlihat tidak urut. Dampak nya telihat warna merah seperti di gambar.
Dan ini TIDAK APA-APA. tidak menghambat sync tdk invalid. TIDAK BERMASALAH. hanya mengingatkan jadwal tidak urut.

Pertanyaan : Karena kekurangan guru, maka 1 guru mengajar lebih dari 1 rombel. Bagaiamana cara input di jadwal ?
Jawaban : Tidak masalah jika memang faktanya demikian. Cara inputnya seperti nomor 1, pastikan tidak ada yang bentrok (mengajar pada urutan jam yang sama pada hari yang sama). Karena sistem validasi aplikasi tidak menerima inputan jadwal yang bentrok.

Pertanyaan : Bagaimana untuk jadwal upacara, istirahat , ekstrakurikuler ?
Jawaban : Tidak perlu diinputkan ke dalam jadwal, hanya mata pelajaran tatap muka yang sesuai Kurikulum saja yang diinputkan. Upacara, istirahat,  Ekstrakurikuler dan kegiatan kookurikuler lainnya tidak perlu diinput ke jadwal.


Pertanyaan : Bagaimana cara input untuk mapel Agama yang diajar lebih dari 1 agama?
Jawaban : Sementara pilih saja agama yang mayoritas untuk menghindari deteksi jadwal bentrok.

Pertanyaan : Mengisi jam guru BK untuk kurikulum 2013 dan KTSP ?
Jawaban : Jumlah jam pada pembelajaran diisi dengan 0 jam agar tidak muncul slot jam pada menu Jadwal. Karena beban mengajar guru BK dilihat dari rasio murid sejumlah 150 siswa per 1 Guru BK.

Pertanyaan : Mengisi jam guru TIK untuk kurikulum 2013 ?
Jawaban : Jumlah jam pada pembelajaran diisi dengan 0 jam agar tidak muncul slot jam pada menu  Jadwal. Karena beban mengajar guru TIK dilihat dari rasio murid sejumlah 150 siswa per 1 Guru TIK.

Pertanyaan : Mengisi jam guru TIK untuk kurikulum KTSP ?
jawaban : Untuk guru TIK yang mengajar pada kkurikulum KTSP dikarenakan jam mapel Teknologi Informasi dan Teknologi masuk pada jam wajib / wajib tambahan, maka harus dimasukkan ke dalam menu jadwal dan memiliki slot jam pada jadwal.


sumber
Admin Dapodikdasmen
 

Senin, 21 Agustus 2017

Info PTK 2017/2018 Berikut Link dan Cara Cek Kevalidan Data Guru

Cek Info PTK 2017/2018 pada Aplikasi SIM PKB dan ptk terdaftar pada komunitas PKB, guru untuk tunjangan sertifikasi tahun 2017 ini sedikit berbeda langkah-langkah yang harus dilakukan, Info PTK 2018 digunakan untuk melakukan cek keavalidan data penerima tunjangan sertifikasi mau pun insentif non PNS dan subsidi bagi guru daerah terpencil.

Cara cek Info PTK Tahun 2017/2018, bagaimana?
berikut langkah-langkah nya  untuk ke validan data guru hasil sinkronisai dapodikdasmen
 Langkah 1: Menuju link http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/usr/in/ops, atau klik disini
gunakan user dan pasword aplikasi dapodikdas sekolah masing-masing.

Lalu klik tanda panah putih lingkaran merah, pada laman satuan pendidikan klik "PTK Aktif" kemudian pilih salah satu guru yang akan dicek jam mengajaranya, 
Info PTK 2017/2018 Berikut Link dan Cara Cek Kevalidan Data Guru
lalu klik icon lingkaran hijau seperti penampakkan gambar yang tertera disisi kanan pada data guru.
Info PTK 2017/2018 Berikut Link dan Cara Cek Kevalidan Data Guru
Pada laman info GTK terbaru tahun 2017 sudah tersedia menu menu baru untuk mengetahui valid tidaknya data guru. nah menu melalui menu tambahan tersebut anda bisa mengecek kevalidan data pangkat, Gaji Berkala, Sekolah Induk, Tugas Tambahan, hapus Rombel, dan mengetahui jumlah tunjangan profesi yang dibayarkan ke rekening masing-masing.

UPDATE ALAMAT CEK INFO GTK TERBARU saat ini :
http://info.gtk.kemdikbud.go.id:8081
http://info.gtk.kemdikbud.go.id:8082
http://info.gtk.kemdikbud.go.id:8083

Selasa, 08 Agustus 2017

Panduan Input Kondisi Sarpras Dapodik Metode Analisis Tingkat Kerusakan

Panduan Cara Input Kondisi Sarpras Dapodik Analisis Tingkat Kerusakan
Input kondisi pada sarana prasarana dapodikdas atau sarpras, sekolah tentu harus bisa dan paham cara melakukan analisis tingkat kondisi kerusakan terhadap suatu bangunan, nah jika sarpras kita cara inputnya saja sudah tak punya acuan akan jauh lebih aneh rasanya jika hanya modal di rasa-rasa seperti ini kira-kira persentasi kerusakan nya tanpa acuan yang jelas hingga beberapa generasi dapodik telah berganti namun cara menetukan tetap sama saja seperti itu, pastinya bisa dikatakan tak ada suatu kemajuan.

Tingkat kerusakan yang terjadi pada bangunan dikelompokkan :
Tingkat kerusakan   0 – 30% : kategori rusak ringan
Tingkat kerusakan 30 – 45% : kategori rusak sedang
Tingkat kerusakan 45 – 65% : kategori rusak berat
Tingkat keruskan   > 65% : kategori rusak total

Rusak Ringan
1.Dinding retak halus, kerusakan tidak tembus.
2. Plesteran boleh terkelupas.
3. Plafon dan listplank boleh rusak,
4. Tidak ada kerusakan struktural
Panduan Cara Input Kondisi Sarpras Dapodik Analisis Tingkat Kerusakan

Rusak Sedang
1. Dinding partisi retak tembus atau roboh sebagian.
2. Bagian struktural ( kolom, balok, kuda – kuda)
mengalami kerusakan tetapi masih dapat diperbaiki.
3. Dinding structural ( bangunan tanpa kolom dan balok )mengalami kerusakan yang masih dapat diperbaiki.

Rusak Berat
Dinding retak tembus dan mengalami perubahan bentuk atau miring.
2. Bagian struktur ( kolom, balok, kuda – kuda) mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
3. Dinding struktural ( bangunan tanpa kolom dan balok ) mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki;
4. Pondasi amblas / retak / bergeser
5. Bangunan roboh total

ATAP
Bahan penutup atap : genteng, sirap,  seng, metal sheet/zincalum atau bahan lain yang biasa digunakan sebagai penutup atap. 
Panduan Cara Input Kondisi Sarpras Dapodik Analisis Tingkat Kerusakan

Cara menghitung  (estimasi) :

Luas (A)+(B) = luas penutup atap ruangan
Luas (A) = (c + d) x (e + f) x 1,2
Luas (B) = (b + a) x (e + f) x 1,2

Luas (C) = luas penutup atap yg rusak

Persentase tingkat kerusakan =
Luas (C) / (Luas (A)+(B)) x 100%

RANGKA ATAP
LISTPLANK DAN TALANG
RANGKA PLAFOND
PENUTUP DAN LIST PLAFOND
KOLOM DAN RINGBALK
DINDING
dst
Silahkan unduh panduan berikut:

Cara Mudah Tarik Peserta Didik Online Dapodik Versi 2018

Cara Mudah Tarik Peserta Didik Online Dapodik Versi 2018
Mutasi siswa secara online pada aplikasi dapodikdas saat ini tak hanya bisa dilakukan oleh jenjang SMP dan SMA terhadap siswa lulusan SD, operator SD pun saat ini bisa melakukan tarik peserta didik secara online untuk peserta didik TK/PAUD, saking begitu mudahnya hingga tak perlu lagi input manual, berikut cara mudah tarik peserta online peserta didik aplikasi dapodik secara online
Cara Mutasi Tambah Peserta Didik Secara Online Dapodik

1. Log in ke web dapo :
http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/usr/in/ops
dengan menggunakan "KODREG" atau dengan "User/mail dan pasword APP Dapodik"
2. Setelah masuk, Pilih TARIK PD
3. Pilih "PD Baru" ==> Pilih Provinsi ==> Pilih Kabupaten ==> Pilih Kecamatan ==> Pilih Nama sekolah asal PD Yang akan ditarik
4. Ketik NISN atau Nama PD (pilih salah satu) ==> Klik "Cari peserta Didik
5. JIka benar maka akan muncul Data PD tersebut
6. Lalau klik Panah Biru sebelah Kanan
Cara Mudah Tarik Peserta Didik Online Dapodik Versi 2018

7. Klik Konfirmasi yang ada dibawah
Cara Mudah Tarik Peserta Didik Online Dapodik Versi 2018
8. JIka sudah sampai tahap konfirmasi, maka lakukan "Syncron" ==> Nanti akan ada adat PD yang Masuk ke Lokal
9. Silahakan cek di daftar PD ==> Lakukan "Registasi"

Jumat, 21 Juli 2017

Panduan Cetak Kartu Pokja PKB Guru Pembelajar

Cara Cetak Kartu Anggota POKJA PKB di SIM PKB
Kartu Identitas Guru dalam Kelompok Kerja Guru atau POKJA Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan digunakan sebagai tanda keanggotaan serta biodata diri guru dalam program PKB sebagai penerus program guru pembelajar.

Bagaimana cara cetak Kartu Anggota PKB
1. Masuk ke laman https://app.simpkb.id
Gunakan user dan pasword sim PKB masing-masing
lihat tampilan berikut:
Silahkan siapkan printernya

Jumat, 24 Maret 2017

Daftar Verval Individu dan Cetak Kartu Identitas GTK

Cara Daftar Dan Cetak Kartu Sistem Verifikasi Validasi Individu GTK
Sistem verifikasi dan validasi individu GTK atau guru dan tenaga kependidikan juga bisa cetak kartu Identitas GTK setelah kita berhasil login dari cara pendaftaran yang telah ditentukan oleh PDSP Kemdikbud,  Atribut GTK (Verval GTK) yang bermuara pada data pokok pendidikan atau Dapodik, akun login ini milik individu, yang diantaranya memuat data sebagai berikut:

1. Data Pendidikan Formal
2. Data Golongan /Kepangkatan
3. Data Jabatan Struktural
4. Data Jabatan Fungsional
5. Data Sertifikasi
6. Data Pekerjaan
7. Ringkasan Data.

KARTU IDENTITAS GTK
Perubahan master
Riwayat Perubahan master


Cara Pendaftaran Sistem verifikasi dan validasi individu GTK

Cara Daftar Dan Cetak Kartu Sistem Verifikasi Validasi Individu GTK
Klik mendaftar akun, setalah muncul tampilan isi nama user, email yg aktif yang ada dan telah diinputkan di aplikasi dapodik pada menu penugasan itu sangat di sarankan. isi secara lengkap data, jangan lupa uploadkan data pendukung berupa scan KTP yang sudah di compress ukuran dan terbaca dengan baik hasilnya.
Cara Daftar Dan Cetak Kartu Sistem Verifikasi Validasi Individu GTK
Setelah berhasil daftar tunggu email konfirmasi pada email yang telah kita daftar kan. jika sudah ada konfirmasi pendaftaran diterima alias berhasil, maka login dan lihat data-data kita, secara lengkap tiap menu.
  • 1. Data Pendidikan Formal
  • 2. Data Golongan /Kepangkatan
  • 3. Data Jabatan Struktural
  • 4. Data Jabatan Fungsional
  • 5. Data Sertifikasi
  • 6. Data Pekerjaan
  • 7. Ringkasan Data.
Cara Daftar Dan Cetak Kartu Sistem Verifikasi Validasi Individu GTK
Gunakan menu KARTU IDENTITAS GTK jika ingin mencetak kartu identitas GTK di Sistem verifikasi dan validasi individu GTK...
seperti berikut.
Cara Daftar Dan Cetak Kartu Sistem Verifikasi Validasi Individu GTK