Kabar Guru

Kabar Guru

Guru SD Net

Cara Hitung Rasio Siswa dan Guru SD untuk Tunjangan Sertifikasi

Diposkan oleh On 5:13 PM with No comments


Cara hitung rasio guru dan siswa untuk bisa mendapatkan tunjangan profesi atau sertifikasi, pada posting yang lalu kita telah bahas sekolah dan daerah yang masuk pada pengecualian sistem rasio, artinya tak masuk dalam syarat rasio siswa untuk pencairan tunjangan profesinya baca Daerah dan sekolah yang tak terdampak sistem rasio

Begini cara hitung sistem rasio pada satuan pendidikan atau sekolah dengan jumlah guru dan siswa.
Cara Hitung Rasio Siswa dan Guru SD untuk Tunjangan Sertifikasi

Cara hitung Rasio siswa dan guru jenjang SD
Untuk jenjang SD, apabila terdapat 6 Rombongan Belajar, maka secara normal menurut perhitungan yang biasa dilakukan, tanpa melihat jumlah siswa, PTK yang berada di sekolah tersebut adalah 6 Guru Kelas (GK), 1 Kepala Sekolah (KS), 1 Guru Pendidikan Agama (PA) dan 1 Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Pemetaan sebelumnya pada TPG, seorang GK akan diakui Jumlah Jam Mengajarnya (JJM) apabila mengajar walau gak cukup 20 orang siswa, asal bukan kelas paralel. Bila kelas paralel, dan GK bersertifikasi pendidik tersebut mengajar pada siswa yang tidak cukup 20 orang siswa, maka akan kena pinalti gak terbit SKTP-nya.

Untuk kedepannya, jumlah siswa SD akan menjadi penentu jumlah PTK SD yang ada di sebuah SD. Formula yang rencananya akan dipakai akan saya sajikan dalam bentuk perhitungan biasa (ini berlaku hanya untuk Sekolah bukan berada di daerah khusus dan bukan Sekolah Kecil):
Terdapat 120 Siswa, dengan sebaran merata pada setiap rombel 20 orang, maka jumlah PTK seperti biasa yaitu 120 : 20 = 6 GK (6 GK,1 KS, 1 PA dan 1 PJOK).

Terdapat 120 Siswa, dengan sebaran tidak merata pada setiap rombel, ada rombel yang berisi 19 orang, ada 1 rombel yang berisi 21 orang, dan ada 4 rombel yang berisi 20 orang, maka jumlah PTK seperti biasa yaitu 120 : 20 = 6 GK (6 GK, 1 KS, 1 PA dan 1 PJOK).

Terdapat 119 Siswa, maka jumlah PTK adalah  119 : 20 = 5 GK (5 GK, 1 KS, 1 PA dan 1 PJOK).
Apabila tidak terdapat Guru PA dan Guru PJOK, maka otomatis kedua pelajaran tersebut akan dipegang oleh GK, atau menjadi lowongan bagi guru PA atau guru PJOK yang membutuhkan tambahan JJM dari sekolah lain. Ini bisa menjadi dasar pengangkatan Guru Non PNS, yang tentunya setelah diadakan sebaran merata oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat.

Sumber Dewadatta
Sekolah dan Daerah ini tak Terdampak Sistem Rasio

Diposkan oleh On 11:29 PM with No comments

Kriteria Daerah dan Sekolah Pengecualian Dalam Sistem Rasio,
Rasio siswa dan guru yang tak lama lagi akan digulirkan berdasar PP 74 Tahun 2008 tentang guru pada pasal 17 dinyatakan efektif pada tahun pelajaran 2016/2017 pada semester awal dan seterusnya, pada persoalan rasio siswa dan guru ini maka besar kemungkinan akan banyak yang tak bisa menerima tunjangan sertifikasi lagi hal ini dikarena dari data yang telah tersaji bahkan rasio guru dan siswa yang di idealkan pada PP 74 Tahun 2008 masih banyak yang belum pada posisi idealnya.
Baca Rasio Siswa dan guru yang ideal dalam peraturan
Rasio Siswa dan Guru Jadi syarat penerbitan NUPTK 

Namun demikian rasio guru dan siswa ini ada pengecualian pada sistem rasio ini pada daerah berikut:
Ternyata ada pengecualian, yaitu :
1, Sekolah yang terdapat dalam wilayah yang oleh KPDT dinyatakan sebagai daerah Terluar, Perbatasan, Tertinggal dan Terisolir atau istilah familiar nya daerah 3T.
Sekolah dan Daerah ini tak Terdampak Sistem Rasio

2. Sekolah kecil, yaitu sekolah tersebut dibangun berdasarkan pertimbangan tertentu dan diperkirakan jumlah siswanya tidak bisa atau dibutuhkan jangka waktu yang sangat lama untuk bisa menambahkan jumlah siswa secara rasio yang ada.

Untuk itu, ada baiknya setiap Satuan Pendidikan melakukan evaluasi, baik ketenagaan maupun wilayah, sehingga dapat memberikan ajuan kepada pihak Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk diteruskan kepada BAPPEDA namun demikian juga tak bertentengan dengan Permendiknas Nomor 24 tahun N 2007, Permendikbud No. 23 thn 2013 tentang standar sarana dan prasarana.
KKM Kurikulum 2013 Aplikasi Excel Kelas 3 dan 6 SD/MI Terbaru

Diposkan oleh On 8:08 AM with No comments

Aplikasi kkm kurikulum 2013 tentunya sudah banyak yang mengetahui keberadaan aplikasi kkm k13 yang satu ini, karena pelengkapan cara menghitung kkm kurikulum 2013 cuku lumayan menyita waktu, kami sediakan aplikasi kkm kurikulum 2013 dalam bentuk aplikasi excel.
KKM Kurikulum 2013 Aplikasi Excel Kelas 3 dan 6 SD/MI Terbaru

Aplikasi KKM ini melengkapi KKM K13 sebelumnya pada Sekolah dasar yang telah kami sediakan untuk kelas 1,2,4 dan 5 beberapa waktu yang lalu.

SKHU 2016 Kurikulum 2013 dan KTSP Dilengkapi Cetak Nilai Ijazah Sesuai Juknis

Diposkan oleh On 5:53 AM with No comments

Pada kesempatan kali ini kami bagikan aplikasi SKHU SD tahun 2016 yang dibuat oleh rekan guru ternama, kelebihan aplikasi SHU ini ditambahkan dengan SKHU Model Kurikulum 2013 yang mana memiliki nilai cetak ijazah sehingga akan memudahkan rekan guru untuk olah nilai tahun pelajaran 2015/2016.
SKHU 2016 Kurikulum 2013 dan KTSP Dilengkapi Cetak Nilai Ijazah Sesuai Juknis
Terdapat bentuk khsus yang disejajarkan pada juknis tahun 2016 segala pedoman SKHU yang dibuat ini. tentunya banyak yang menyukai ini.
DOWNLOAD