Selasa, 06 Agustus 2013

Download Gratis MODUL PLPG 2013 Semua Jenjang

Bagi Bapak/Ibu yang bakal mengikuti PLPG untuk Sertifikasi pada tahun 2013 ini tak ada salahnya sedikit lebih awal belajar, biar lolos PLPG nya yang tak lama lagi akan di gelar.
Berikut Link Unduhan untuk Modul PLPG 2013.

Modul PLPG Guru TK DOWNLOAD
Modul PLPG Guru SD DOWNLOAD 
Modul PLPG Guru SDLB DOWNLOAD


GURU TIK DOWNLOAD
IPA TERPADU DOWNLOAD
PLPG IPS DOWNLOAD

PLPG FISIKA DOWNLOAD
PLPG KIMIA DOWNLOAD
PLPG BIOLOGI DOWNLOAD
PLPG EKONOMI DOWNLOAD
PLPG SOSIOLOGI DOWNLOAD
PLPG  GEOGRAFI DOWNLOAD
PLPG SEJARAH DOWNLOAD
PLPG BAHASA ARAB DOWNLOAD
PLPG KKPI DOWNLOAD
PLPG BK DOWNLOAD

Itu saja kiranya yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat bagi bapak/ibu yang akan mengikuti PLPG 2013, Semoga Lulus, sesuai harapan kita semua.


Senin, 05 Agustus 2013

Dapodik 2013 Terapkan Sinkronisasi Data

Berikut berita yang di lansir dari dikdas.kemdikbud tentang dapodik 2013.
Bandung (Dikdas): Dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan 2013, operator sekolah tak perlu lagi memasukkan data yang pernah dikirim ke sistem Dapodik. Mereka cukup memasukkan data perubahan terbaru seperti penambahan siswa dan mutasi guru.
Kondisi demikian terjadi lantaran sistem yang diterapkan dalam Dapodik 2013 menggunakan metode sinkronisasi. Perubahan yang baru dimasukkan ke sistem aplikasi secara otomatis disesuaikan dengan data yang sudah ada.

“Dulu berbasis desktop, sekarang web atau databased server,” ujar Supriyatno, Kasubag Data dan Informasi Bagian Perencanaan dan Penganggaran Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar di Bandung, Senin malam, 22 Juli 2013.

Pada penjaringan data Dapodik tahun lalu, masih banyak ditemui ‘data sampah’, yaitu data yang masuk ke aplikasi Dapodik namun tidak lengkap, tidak wajar, dan tidak benar. Data sampah yang pernah ditemui, misalnya, jumlah rombongan belajar yang tidak sesuai dengan jumlah siswa dan tak ada pencontrengan jenis kelamin dan agama siswa. 

 Dengan melakukan verifikasi, data-data sampah tersebut dibersihkan dan dibuang. “Jadi data yang kini ada sudah relatif lengkap dan wajar,” ungkap Supriyatno.

Kelengkapan dan kewajaran data dalam Dapodik berimbas positif pada pemanfaatan data, di antaranya untuk penyaluran tunjangan guru, pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah, Bantuan Siswa Miskin, rehabilitasi sekolah rusak, Ujian Nasional, dan berbagai program peningkatan mutu pendidikan. Supriyatno berharap peserta operator Dapodik menyampaikan kepada para operator sekolah di wilayahnya untuk bekerja secara teliti dan sungguh-sungguh sehingga tak lagi dijumpai data sampah.

Supriyatno menilai, operator sekolah yang telah berpengalaman memasukkan data ke aplikasi Dapodik 2012 kini sudah lebih paham mengenai peran dan fungsi data. Mereka sudah mengerti bahwa data yang sedianya dikirim ke Dapodik telah tervalidasi di sekolah.

Kini tugas yang harus diselesaikan operator sekolah adalah memasukkan data semester I ke aplikasi Dapodik lantaran data siswa baru telah ada. Sementara siswa kelas 2 cukup dipetakan.* (Billy Antoro)
Ditjen Dikdas Gelar ToT Rilis Dapodik 2013

Ditjen Dikdas Gelar ToT Rilis Dapodik 2013


Bandung (Dikdas): Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar kembali menggelar Training of Trainer (ToT) Pendataan Pendidikan Dasar. Pesertanya operator Data Pokok Pendidikan tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Jumlah peserta ToT 530 orang, terdiri dari 33 operator Dapodik Provinsi dan 497 operator Dapodik Kabupaten/Kota. Karena banyaknya jumlah peserta, ToT digelar dalam lima gelombang. 

ToT untuk Angkatan I dilaksanakan di Hotel Arion Swiss, Bandung, Jawa Barat, pada 15-17 Juli 2013. Pesertanya berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Banten. Masih dilokasi yang sama, namun digelar pada 18-20 Juli 2013, Angkatan II berasal dari Maluku, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Jambi, Bengkulu, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

ToT Angkatan III diselenggarakan di Hotel Ibis Trans Studio, Bandung, Jawa Barat, pada 22-24 Juli 2013. Pesertanya dari Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Sumatera Barat. 

Tot Angkatan IV digelar di Hotel Park, Bandung, Jawa Barat, pada 25-27 Juli 2013. Pesertanya dari Papua Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Maluku Utara dan Kalimantan Tengah. Sedangkan ToT Angkatan V digelar di Hotel Park, Bandung, Jawa Barat, pada 29-31 Juli 2013. Pesertanya dari Papua, D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

Tujuan pelaksanaan ToT yakni melatih operator Dapodik agar dapat memahami dan menggunakan aplikasi Pendataan Dikdas 2013. Usai kegiatan ini, mereka diharapkan mensosialisasikan ilmu yang didapat kepada operator-operator sekolah yang menjadi binaan di wilayahnya.* (Billy Antoro

sumber http://dikdas.kemdikbud.go.id/

Minggu, 04 Agustus 2013

Data Siswa Penerima Tabalong BSM Akan di Validasi

  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong H Erwan mengatakan, seluruh kepala sekolah agar melakukan validasi data penerima bantuan siswa miskin kepada siswa didik mereka. Imbauan itu pun telah dipertegas dengan mengirimkan surat edaran ke mereka.
“Kepala sekolah kami minta untuk mem-validasi data secara akurat terhadap siswa penerima BSM,” katanya dihadapan wartawan di ruang kerjanya belum lama tadi.
Imbauan itu diharapkan agar kepala sekolah mengetahui apakah BSM tersebut tidak salah sasaran. Pasalnya, data BSM yang mengacu pada data pemegang Kartu Perlindungan Social (KPS) sempat menuai masalah. Yaitu, ada orang yang tidak layak menerimanya.
Untuk langkah validasi data itu, dikatakan Erwan, dilakukan dengan memeriksa langsung kondisi keluarga dan rumah siswa. Apakah layak atau tidak, sehingga tidak salah dalam menyalurkan bantuan personal siswa miskin tersebut.
BSM sendiri adalah bantuan personal siswa miskin agar mereka tidak putus sekolah. Bantuan ini diperuntukan diluar biaya operasional sekolah, melainkan dana untuk keperluan pribadi siswa. Seperti pembelian tas sekolah, transportasi siswa ke sekolah, dan biaya pembelian baju.
“Kalau dana BOS (bantuan operasional sekolah) untuk operasional di sekolah. Tapi BSM bisa untuk membeli keperluan di luar itu. Meski begitu, jangan sampai disalahgunakan, karena BSM untuk siswa sekolah,” terangnya.
Penyalahgunaan dana bantuan pusat itu seperti dimanfaatkan orang tua untuk membeli keperluan makan sehari-hari. Apa lagi untuk membeli hal yang tidak berguna lainnya. 
“Mumpung libur ramadan kepala sekolah bisa validasi ke rumah siswa. Validasi ini perbuatan mulia. Seperti yang dikatakan menteri,” terang Erwan.
Perlu diketahui, batas validasi ini sampai pada akhir September 2013 mendatang. Meskipun pencairan dana BSM sudah mulai dicairan pada 26 Agustus 2013. (ibn/ij/ema/Radar Banjarmasin)

Sabtu, 03 Agustus 2013

Tabalong Jumlah Penerima BSM Naik 300 Persen


Jumlah kuota penerima bantuan siswa miskin (BSM) di Kabupaten Tabalong meningkat tajam. Kenaikan sendiri bukan puluhan persen, tapi ratusan persen. Atau lebih tepatnya 300 persen.
Sesuai data yang dimiliki Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, data tahun 2012 lalu ada sebanyak 1.804 siswa penerima bantuan itu. Sedangkan tahun 2013 ini mencapai 6.843 siswa. Sehingga, peningkatan mencapai 5.039 siswa.
seperti berita yang dilansir Radar Banjarmasin.
Dikatakan Kepala Disdik Kabupaten Tabalong H Erwan mengatakan, peningkatan itu berdasarkan perhitungan pemerintah pusat, atas konsekuensi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.
“BSM ini diharapkan untuk membantu siswa miskin agar bisa bersekolah. Baik SD (sekolah dasar), SMP (sekolah menengah pertama) dan SMA (sekolah menengah atas) sederajat di Tabalong, khususnya bagi orang tua yang memegang KPS (kartu perlindungan sosial),” katanya kepada wartawan, Rabu (31/7).
Disebutkanya, dengan banyaknya diharapkan juga bisa menjangkau semua siswa miskin di Kabupaten Tabalong, sehingga merata.
Kepala Bidang Pendidikan Lanjutan Menengah pada Disdik Kabupaten Tabalong Sujadi, yang ikut dalam rapat bersama pemerintah pusat terkait pembahasan BSM, mengatakan, jumlah tersebut itu pun bisa bertambah jika ada tambahan data.
“Kalau jumlah yang ada kurang, karena saat divalidasi ada tambahan, maka bisa ditambah penerimanya. Misalnya, data keluarga pemegang KPS sudah menerima semua BSM, tapi ada tambahan, dibolehkan menambah. Karena sampai akhir September (2013, red),” katanya.
Hanya saja, penambahan itu tidak dengan pemberian KPS kepada mereka, tapi dengan ketentuan sekolah melaporkan dan pemerintah pusat membuatkan surat keterangan ke siswa, bahwa siswa tersebut tidak mampu.
Tapi, jika jumlah penerima BSM kurang dari pemegang KPS, jumlah BSM bisa langsung disesuaikan dengan jumlah pemegang KPS. Dengan ketentuan, jumlah tersebut sama dengan jumlah KPS yang beredar di Tabalong. (ibn/ij/ram) radarbanjarmasin.co.id

Jumat, 02 Agustus 2013

Guru ber NUPTK 999** Ini Cara Pengajuannnya

Berikut Pemberitahuan dari admin Padamu Negeri tentang tata cara Pengajuan NUPTK 999**
Kepada PTK se-Indonesia yth.
Menindaklanjuti Surat Edaran dari Kepala BPSDMPK-PMP Kemdikbud no. 14265/J/LL/2013 tanggal 24 Juli 2013 perihal Penerbitan NUPTK Baru *.
Proses pengajuan NUPTK baru sudah dapat dilakukan dengan mencetak Ajuan NUPTK baru (Kode: S06) yang tersedia menggunakan login PTK (PegID) personal masing-masing. Pemberian NUPTK Baru periode 2013 ini hanya berlaku bagi Guru, Kepsek dan Pengawas Sekolah yang belum memiliki NUPTK hingga saat ini.
Sesuai dengan permintaan pihak P2TK Dikdas, P2TK Dikmen dan P2TK Paudni. Khusus bagi para PTK yang telah terdata di sistem pendataan DAPODIK namun belum memiliki NUPTK Permanen. Silakan melakukan proses Penerbitan NUPTK Baru melalui Layanan PADAMU NEGERI sesuai Surat Edaran dari Sesjen BPSDMPK-PMP No. 14742/J1/LL/2013 tanggal 29 Juli 2013 tentang Pengajuan NUPTK Baru bagi Guru ber NUPTK 999**. Untuk panduan dan informasi lebih lanjut silakan kontak dengan LPMP di wilayah masing-masing.
Demikian informasi ini disampaikan, semoga bermanfaat.
Salam PADAMU NEGERI,
Tim Admin Pusat
PADAMU NEGERI INDONESIA-ku
BPSDMPK-PMP KEMDIKBUD 2013
Referensi Surat Resmi:
*) Surat Edaran tentang Pelayanan Pemberian NUPTK baru
Surat Kepala Badan Tentang Pemberian NUPTK 2013.pdf
**) Surat Edaran tentang Pemberian NUPTK baru permintaan dari P2TK Dikdas dan Dikmen
Surat Tentang Pemberian NUPTK berawalan 9999.pdf

"Bocoran" Jenis Jabatan CPNS 2013 Yang Banyak Lowong


Sedikit Bocoran tentang penerimaan CPNS 2013 yang tak lama lagi akan dilaksanakan baik dari honorer maupun lewat Jalur Umum.
Rekrutmen CPNS jalur umum tahun 2013 akan segera digelar. Deputi Bidang SDM Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmaja membeber sejumlah jabatan yang menjadi prioritas untuk diisi CPNS tahun ini. Untuk Instansi Pusat adalah guru, yakni Guru Kelas dan Guru Produktif yaitu Guru yang memberi ketrampilan hidup/life skill untuk siswa.
Selain itu, dosen, penegak hukum (pro justice), seperti jaksa, panitera, Pengaman Pemasyarakatan (Sipir).Juga Pengawas Tata Bangunan dan Perumahan, Pengawas Teknik Jalan dan Jembatan, Penata Ruang, Pengawas Teknik Pengairan, Arsitek, Pemeriksa Pajak, Penyuluh Pajak, Pemeriksa Bea Cukai, Pemeriksa Merk, Pemeriksa Dokumen Imigrasi, Mediator Hubungan Industrial, Instruktur, Pengawas Ketenagakerjaan , Pengamat Gunung Api, Inspektur Tambang, Penguji Kendaraan Bermotor, Pengawas Keselamatan Pelayaran, ATC.
"Sedang untuk pemda, adalah Guru (Guru Kelas SD dan Guru Produktif yaitu guru yang memberikan keterampilan kepada siswa seperti Guru Tata Boga, Guru Akuntansi, Guru TIK, Guru Desain Grafis, Guru Seni Kriya dll)," ujar Setiawan.Medis dan Paramedis (Dokter, Dokter Spesialis, Bidan, Perawat, pranata rontgent, Asisten Apoteker, refraksionis optisien, dll).Jabatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat (pro Growth), sesuai potensi dan karakteristik daerah (Penyuluh Pertanian, Perikanan, Kelautan, Penyuluh Koperasi dan UKM, Pengawas Pertambangan, Pengawas Jalan dan Jembatan, Pengawas tata bangunan dan perumahan, dll.Selain itu jabatan untuk menciptakan lapangan kerja (proJob) (Instruktur otomotif, las, tata boga, tata rias).
Jabatan untuk pengurangan kemiskinan (pro poor) (Pamong Belajar, Pembimbing Usaha Mandiri, Pembimbing Terapan Teknologi Tepat Guna, Penggerak Swadaya Masyarakat, dll). Juga jabatan untuk pengendalian pertumbuhan penduduk Penyuluh KB. (sam/jpnn)

Kamis, 01 Agustus 2013

Tips Presentasi PPT dengan dua Monitor

Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer) >> Presentasi Dengan 2 Monitor - Pada saat melakukan sebuah presentasi powerpoint terkadang kita sering membagi-bagi materi presentasi kita menjadi beberapa file presentasi. Namun pada saat kita ingin membuka file lain di tengah tengah sesi presentasi kita maka kita pasti akan membuka windows explorer. masalahnya jika ini dilakukan maka yang tampil di layar proyektor adalah tampilan Windows Explorer dan tentunya akan dilihat oleh semua hadirin yang menyaksikan presentasi kita. hal ini tentunya dapat menimbulkan kesan tidak profesional dan dapat membuat presentasi akan keliatan kacau.
Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer)
Terus bagaimana Solusinya ????
Solusi dari masalah diatas adalah Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer). Dengan membutnya multi layer, kita bisa mengatur yang tampil dilayar proyektor hanyalah slide presentasi saja sedangkan di monitor laptop kita bisa membuka windows explorer, pemutar musik, membuka aplikasi baru, dll tanpa harus mengganggu slide presentasi. Bagaimana caranya…
Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer), Silahkan ikuti tips berikut :
1. Pastikan anda telah menyambungkan laptop dengan proyektor, lalu Setting display monitor atau tekan kombinasi tombol windows+P pada keyboard lalu pilih extend
Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer)
2. Setelah pilihan extend di pilih, layar proyektor sudah mulai berubah.
3. Buka file power point yang akan di presentasikan
4. pilih pada ribbon Slide Show, pilih monitor 2 pada drop-down Show Presentation On:, lalu beri tanda centang pada Use Presenter View.
Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer)
Sekarang Proyektor hanya akan menampilkan slide presentasi saja. Contohnya seperti berikut :
Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer)
Mudah bukan Tips Presentasi Powerpoint dengan membagi 2 Layar monitor (Multi layer) Jika bermanfaat jangan lupa di share ya…^_^
Info: Agar Presentasi anda lebih mudah dan terkesan Profesional gunakanlah Wireless Presenter – Presentasi Canggih Tanpa Kabel
Sumber

dikutip dari
http://rumbelbimtegal.wordpress.com

Daftar Peserta Sertifikasi Guru Agama 2013 Kalimantan Selatan

Sehubungan dengan telah terbitnya SK Dirjen Kementrian Agama RI 2025/2013 tertanggal 22 Juli 2013
mengenai peserta sertifikasi Guru dan Pengawas Pendidikan agama Islam pada sekolah tahun 2013, LPTK
Tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin Menyampaikan
Kepada Pihak terkait agar memverifikasi data daftar calon peserta sertifikasi terutama pada nama-nama yang kemungkinan sudah lulus sertifikasi.
sebagai persyaratan sertifikasi peserta wajib menyampaikan atau mengumpulkan data pada LPTK Tarbiyah IAIN Antasari.
dan akan dilaksanakan UKA (Uji Kompetensi Awal) yang serentak akan dilaksanakan 3 agustus pukul 08.00 di kampus IAIN Antasari Banjarmasin.
Selengkapnya Unduh :

SURAT PEMBERITAHUAN SERGUR

DAFTAR NAMA PESERTA SERTIFIKASI KALSEL 2013

Juga dimohonkan Bagi Pakis Kemenag Kabupaten untuk memanggil nama-nama peserta yang terdaftar.

Rabu, 31 Juli 2013

Cara Pengajuan NISN 2013

Formulir NISN

Formulir A.1 - Pengajuan NISN Baru
Download :
XLS   PDF
Pedoman Pengisian Formulir A 1 ( Pengajuan NISN baru )
I.Umum:
    1. Pilih Jenjang diisi dengan jenjang sekolah anak tersebut
    2. Nama Kab/Kota diisi dengan nama kabupaten/kota sekolah berada
    3. Nama Provinsi diisi dengan nama provinsi sekolah berada
    4. Tanggal Pengajuan diisi dengan Tanggal, Bulan dan Tahun pengajuan
    5. NPSN diisi dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional dimana siswa tersebut terdaftar/aktif disekolah yang sekarang, lengkapi kolom NPSN sampai ke siswa urutan terakhir.
    6. Nama Sekolah diisi dimana siswa tersebut terdaftar/aktif disekolah yang sekarang
    7. Nama siswa diisi sesuai dengan nama yang tercantum dalam akta kelahiran atau ijazah
    8. Tempat lahir diisi sesuai yang tertera pada akta kelahiran
    9. Tanggal lahir diisi sesuai yang tertera pada akta kelahiran
    10. Jenis Kelamin diisi dengan angka :
      1. Laki-laki
      2. Perempuan
    11. Agama diisi dengan angka :
      1 = Islam
      2 = Kristen
      3 = Katholik
      4 = Hindu
      5 = Budha
      6 = Konghu-chu
      7 = lain-lain / Kepercayaan
    12. Alamat diisi dengan alamat tempat tinggal siswa sekarang
    13. Tingkat diisi dengan kelas/rombongan belajar siswa di sekolah
    14. Nama ibu kandung diisi sesuai dengan akta kelahiran (tanpa gelar/jabatan)

II. Khusus:
  1. Form A1 yang sudah diisi, ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel
  2. File yang dikirim lewat email :
  3. MS Excell 97-2003 Workbook (xls)
  4. File PDF ( hasil scan dari file excel yang sudah di print dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel)
  5. Tidak berformat Rar/Zip
  6. Nama file disimpan atau Save as dengan nama : Nomor NPSN-Namasekolah
  7. Contoh : 12345678-SDN Gotong Royong
  8. Penulisan nama siswa tidak menggunakan tanda baca ( ’, - , ) dan tidak boleh disingkat
  9. Penulisan Tanggal lahir menggunakan format YYYY-MM-DD
  10. Contoh : 1991-03-16
  11. Penulisan Agama dan Jenis Kelamin menggunakan angka
  12. Penulisan Tingkat/Kelas menggunakan angka bukan romawi ( Misal 1,2, ..., 12)
  13. Dinas kab/kota yang mengkoordinir pengajuan NISN melampirkan surat keterangan pengajuan NISN yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan setempat dan distempel (hasil scan dalam bentuk file pdf)

Kemdikbud ini Tentang Nomor Induk Siswa Nasional

Jakarta --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan klarifikasi surat pembaca dari orangtua murid di Bekasi, Jawa Barat. Surat pembaca tersebut dimuat pada harian Media Indonesia, Selasa, 23 Juli 2013, dengan judul ”Ada Apa dengan NISN dan Kemendikbud”.
Seperti diberitakan indeks berita kemdikbud.go.id, orangtua murid tersebut, mempertanyakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) anaknya yang bersekolah di SDIT Al-Fath Cibitung. Sampai saat ini anaknya dan teman-teman anaknya yang lulus kelas 6 belum memperoleh NISN. Menurutnya, pihak sekolah sudah berusaha maksimal mengurusnya, tetapi sampai saat ini tidak berhasil.
Menanggapi surat pembaca tersebut, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, menyatakan telah mengecek permohonan NISN dari SDIT Al Fath Cibitung Bekasi, namun permohonan tersebut tidak ada dalam data pengajuan NISN di Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP). Sedangkan di dalam surat pembaca tidak dijelaskan apakah pihak sekolah SDIT Al Fath Cibitung Bekasi mengurus permohonan NISN melalui surat elektronik (email) atau datang langsung ke PDSP dan kapan hal tersebut dilakukan.
Pengajuan NISN dari sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang dikirimkan melalui email akan mendapatkan balasan sebagai informasi apakah data yang diterima oleh PDSP sudah sesuai dengan format isian yang disyaratkan. Sedangkan untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN), pengajuan NISN untuk siswa kelas 6, 9 dan 12 mendapat prioritas dan diselesaikan maksimum dalam waktu satu minggu.
PDSP hanya mengaktifkan alamat email satu pintu yaitu pdsp@kemdiknas.go.id. Sejak bulan Januari 2013 pengajuan NISN yang melalui email tersebut menggunakan formulir A1 yang dapat diunduh melalui web http://nisn.data.kemdikbud.go.id. Informasi tentang pengajuan NISN yang sudah diproses dapat diperoleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan sekolah melalui laman http://refsp.data.kemdikbud.go.id pada menu Data Peserta Didik, data pengajuan yang dapat dicari berdasarkan wilayah dan satuan pendidikan. Untuk informasi individu siswa, dapat diperoleh dengan melakukan pencarian melalui alamat http://nisn.data.kemdiknas.go.id berdasarkan NISN atau berdasarkan nama dan tempat tinggal lahir siswa.
Kepala PIH Ibnu Hamad juga menjelaskan, untuk pengajuan NISN, sekolah harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Berdasarkan Data Referensi Satuan Pendidikan yang ada di PDSP, SDIT Al Fath Cibitung memiliki NPSN 69757386 yang merupakan sekolah baru dengan nomor SK pendirian 504.15/076-III/SK-SD/BPPT/2011. Berdasarkan informasi tersebut SDIT Al Fath Cibitung memiliki siswa kelas tertinggi adalah kelas 3 pada tahun 2013.
Berdasarkan Surat Edaran dari PDSP tanggal 29 Mei 2013, Nomor 9889/P3/LL/2013 Perihal Pengelolaan NISN, untuk mendukung sistem pendataan yang terintegrasi, mekanisme penomoran NISN tidak lagi langsung melalui PDSP, tetapi melalui mekanisme Pendataan Individu Peserta Didik dengan menggunakan aplikasi Info Pendataan Dikdas (Dapodik) melalui operator sekolah. Untuk informasi terkait NISN, masyarakat dapat menghubungi help desk NISN melalui dua jalur telepon, yaitu 021-57905777 dan 021-57904804. (DM)

Selasa, 30 Juli 2013

Formasi Tes CPNS 2013 untuk 561 Honorer Tabalong

TANJUNG - Bagi yang ingin menjadi pegawai negeri sipil di Kabupaten Tabalong, diharapkan segara menyiapkan diri. Pasalnya, seminggu setelah lebaran Idul Fitri, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat akan mengumumkan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Ada sebanyak 76 formasi yang disediakan. Masing-masing 55 persen dari jumlah formasi itu menerima tenaga pendidikan, 35 persen tenaga kesehatan dan sisanya 10 persen teknis umum.
Kepala BKD Kabupaten Tabalong Ahmad Rizali Noor Senin (29/7) kemarin menjelaskan, hanya saja untuk rinciannya pelaksanaanya belum bisa diberitahukan, karena semua yang mengatur adalah pemerintah pusat. BKD setempat hanya sebagai pembantu melayani pihak pusat. "Kami tidak tahu waktu pelaksanaanya. Yang kami tahu jumlah formasinya dan kapan pengumuman diumumkan," sebutnya. 
Dia memberitahukan, kemungkinan tesnya sendiri bersamaan dengan tes honorer yang masuk seleksi administrasi sebelumnya. Hanya saja, itu pun juga tidak diketahui kapan. "Ada 561 orang honorer yang dites tahun ini. Itu kategori satu dan dua. Kemungkinan jadwalnya disamakan," ujarnya. 
Kebijakan penerimaan PNS kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yaitu dengan sistem zero toleransi atau tidak ada toleransi bagi pelamar. Maksudnya adalah penerimaan yang objektif, transparan, bebas KKN (kolusi korupsi dan nepotisme) dan tidak dipungut biaya. "Penerimaan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan pegawai pemkab," sebutnya.
Zero toleransi ini untuk menjaga kepercayaan pelamar dan masyarakat. Tapi, tidak hanya kebijakan yang menumbuhkan kepercayaan pelamar, soal tes yang dibawa langsung panitia pusat ke daerah, sehingga tidak mungkin ada kecurangan disebutkan menjadi penentu perolehan pegawai yang tepat sasaran.
"Kalau soal diserahkan ke daerah kemungkinan ada kecurangan. Tapi, kalau dibawa panitia pusat langsung, orang pusat tidak punya kepentingan di daerah, jadi tidak curang tesnya," jelasnya.
Selain itu, Rizali juga memberitahukan tesnya dibagi dua macam. Pengetahuan umum dan pengetahuan bidang kerja sesuai ijazah yang disodorkan. Dengan begitu, didapatkan pegawai yang sesuai ketentuan bidang kerja.
Untuk tes pengetahuan umum kemungkinan menggunakan tes tertulis berupa pilihan ganda, yang soalnya dari pusat. Sedangkan tes bidang kerja bisa dilakukan Pemkab Tabalong. Itu pun disesuaikan dengan bidang kerja yang dibutuhkan. (ibn/by/ram)