Rabu, 15 Januari 2014

Penjelasan Progress Info Pendataan Data Error atau Tak Muncul

Pada tahapan Dapodikdas 205 menjelang rilisnya versi 206, operator sudah banyak melakukan sync dengan reply berhasil dalam artian, data sudah terkirim dan waktu mulai dan waktu selesai muncul di log aplikasi atau jika direload setelah sync maka data akan kosong atau nol karena sudah terkirim pada server.

Berkaitan dengan hal tersebut ada beberapa hal yang harus kita cermati namun kali kesempatan ini kita fokuskan pada laman progres info pendataan yang notabene disana bersemayam data-data sekolah yang sudah melakukan sync baik data Peserta Didik maupun data PTK nya.

Pada masa 2013.1 atau semester ganjil dan 2013.2 semester genap dapodikdas, ada beberapa sekolah yang kehilangan datanya pada laman progress info pendataan dikdas, seperti hal data setelah sync berhasil namun error saat dicek seperti kalimat berikut:

Swiftlet Exception: Error #2: array_merge(): Argument #1 is not an array in C:\web\Swiftlet\Controllers\

Cukup membingungkan bagi para ops khawatir jika data mereka yang salah hingga mengakibatkan hal tersebut, atau muncul lagi persoalan data ptk dan pd Kosong diinfo pendataan seperti gambar berikut :

Muncul data sekolah namun data PTK dan PD Tak muncul di progress pengiriman ?
dan berikut konfirmasi info dari salah seorang yang mengelola web info pendataan dikdas.

Penjelasan data di Progress Info dapodikdas error atau Tak Muncul

Bpk. Tommy Jogja
Menjelaskan sebagai berikut :
"Peringatan swift pada profil info sudah bypass, tapi efeknya mungkin ada data yg munculnya jadi kosong cuma diberikan peringatan gagal dibaca, kalau kemarin kalau ada data yg gagal dibaca langsung error sekarang bisa hanya sebagian data yg muncul, tinggal coba lihat lagi aja kalau ada data yg gak muncul"

 
Kalau datanya muncul tapi kurang bener lanjutnya lagi silahkan singkron lagi dengan memperbaiki datanya jika masih kurang bener, tapi kalau datanya tidak muncul sama sekali misal ptk 0 atau pd 0 atau riwayat sink 0 silahkan refresh lagi halaman webnya, misalnya sejam kemudian, itu kemungkinan ada data yg 'lock' di sisi database sehingga gagal ditarik, karena server database yg dibaca bener-bener yg live dipake sync juga.



Kasus Sekolah Eror Di progres Dapodikdas contohnya
"Swiftlet Exception: Error #2: array_merge(): Argument #1 is not an array in C:\web\Swiftlet\Controllers\Profsek.php on line "
Kasus eror tersebut ada 2 macamnya yaitu :
1. "Swiftlet Exception: Error #2: array_merge(): Argument #1 is not an array in C:\web\Swiftlet\Controllers\Profsek.php on line 59" ( kode 59 di belakang )


Penjelasan :
ini menandakan bahwa sekolah belum di anggap melakukan SYNC ( mungkin dikarenakan karena koneksi internet yang tidak stabil
Solusi :
SYNC lagi dan pastikan Koneksi internet dalam keadaan benar - benar stabil


2. "Swiftlet Exception: Error #2: array_merge(): Argument #1 is not an array in C:\web\Swiftlet\Controllers\Profsek.php on line 110" ( kode 110 di belakang )
Penjelasan :
ini menandakan bahwa server mendeteksi adanya kerusakan pada aplikasi yang ada pada laptop kita, sehingga server menolak database yang akan di kirim ke server


Solusi :
ada dua solusi untuk menangani kasus kode 110 di belakang yaitu
1. Backup datanya kemudian unistal Aplikasinya dan kemudian instal ulang aplikasinya kemudian restore kembali datanya dan silahkan SYNC ulang dan lihat hasilnya, jika hasilnya masih tetap sama maka lakukan cara yang kedua
2. Backup datanya instal ulang OS nya kemudian restore datanya dan lakukan SYNC ulang / restore data yang udah di backup tadi pada Laptop lain ( entah milik sendiri / punya teman ) yang kondisi OS nya benar - benar sehat, kemudian SYNC ulang dan lihat hasilnya
Semoga tidak Error lagi
AMIIN.........


Semoga Bermanfaat

Senin, 13 Januari 2014

Download Gratis Software BOS 2014

Aplikasi Laporan Pertanggung jawaban Keuangan BOS Tingkat Sekolah atau bahasa lainnya APELKA BOS 2014, Program yang berbasis Excel ini sesuai dengan petunjuk tekhnis atau Juknis BOS 2014.

Apilkasi yang user friendly ini kiranya sangat mudah bagi bendahara BOS dalam penggunaannya, terutama cara input datanya hingga bagaimana program ini ter otomatis membuat form-form lain seperti form K7  yang selanjutnya digunakan untuk diisikan di Laporan Penggunaan Dana BOS secara online.

Layaknya berbagai program lain aplikasi ini juga terbilang ringan, aman, serta nyaman dari berbagai hal terutama bagi Lepi Bapak/Ibu tidak begitu memberatkan jalannya Proses Laptop atau komputer jika sudah terinstalasi microsoft offiice.

Kelebihan lain, software ini sifatnya gratis jelasnya Bapak/Ibu tak perlu membayar dan sudah turun temurun dari software pendahulunya BOS 2013.

Isikan dahulu data umum aplikasi, program sekolah serta berbagai arahan isian didalamnya semoga bisa dipahami secara mandiri.

Karena didalamnya pula disertai panduannya didalam file unduh yang berformat rar. silahkan baca dulu sebelum memulai panduan sendiri masih memakai aplikasi terdahulu, namun pada program bapak/ibu  sudah disesuaikan tahun nya 2014.

Bagi yang berminat silahkan download disini 

Gratis Software BOS 2014

Dan jika ingin mengetahui bagaimana petunjuk tekhnis BOS 2014 bisa di download disini

Juknis BOS 2014

Jika bertemu ad fly, continue dan skip kan saja.

Semoga Bermanfaat

Download Gratis Software Tabungan Siswa

Gemar Menabung adalah baik dan sangat baik terlebih didunia pendidikan. namun pada sekolah bagaimana peran guru dalam input data secara manual bagi siswa yang melakukan setoran setiap harinya atau setiap minggunya kiranya cukup menambah kerja sang guru dari mengajar dan tambahan input data setoran siswa, lumayan merepotkan namun itulah suatu kebanggan siswa kita gemar menabung dan guru-guru kita bangga karena inti dari salah satu hasil didikan sang guru juga lah yang membuat siswanya gemar menabung.

Bapak/Ibu kalau selama in kita cukup report pada input manual buku tabungan siswa, dengan software menabung ini jauh lebih mudah, bagaimana kita isikan nama-nama nasabah kita/siswa dengan NIS, serta kelasnya serta cara inputnya pun terbilang mudah karena otomatis validasi bukti tgl waktu akan tertera.

berbagai menu tersajikan yang membuat lebih mudahnya, dari setoran, pengambilan tunai, mutasi, dan gampangnya langsung bisa di print out bukti validasi nya.


Namun suatu kelemahan software ini lebih compatible pada Win XP. pasti banyak yang gak menggunakannya, benar bukan, nah tentunya pertanyaan yang muncul bagaimana jika win 7 dan win 8. Bapak/Ibu instal aja seperti biasa setelah muncul aplikasi pada dekstop maka klik kanan pilih properties dan conteng Run As administrator, dan satu langkah lagi netralisir UAC pada Control Panel, caranya klik pada star tulis UAC, maka muncul dari tiang tersebut turun kan kepaling bawah linenya. selesai


Berikut Software yang kami bagikan  silahkan Bapak/Ibu Download disini :

Download Gratis Software Menabung siswa

Jika bertemu ad fly, continue dan skip ad/lewati saja.
setelah instalasi jika meminta pasword abaikan saja, dan lanjutkan saja, silahkan ubah user dan pasword sendiri pada kolom setting. dan software diatas sudah dilengkapi dengan panduan nya silahkan pahami secara mandiri, berukuran sekitar 4 mb, cukup user friendly.

Semoga Bermanfaat.

Jumat, 10 Januari 2014

Cara Cek Data Guru Dapodikdas 2013

Lembar Informasi Informasi PTK Dikdas 2013. Pastikan bapak/ibu telah melakukan Sync pada semester Genap tahun 2013/2014 dengan Dapodikdas 205 versi terakhir saat ini. baik sync semester ganjil dan genapnya. Jam Mengajar pada Semester Genap yang akan diambil jadi patokkan pengolahan sebagai acuan aneka Tunjangan bagi Guru.

Data Pada lembar Pengecekkan data Guru akan akan dimutakhirkan pada batas akhir 28 Februari 2014 pukul 23.59 WIB.

Segala Pembenahan data yang bermasalah akan diatur dan disesuaikan pada Jadwal yang telah ditentukan pihak pusat untuk Pengecekkan Data Guru Dapodikdas 2013 melalui link-link berikut yang disediakan oleh P2TK Dikdas:

Pengecekkan Data Guru Dapodikdas (mirror 1)

Pengecekkan Data Guru Dapodikdas (mirror 2)

Pengecekkan Data Guru Dapodikdas (mirror 3)

Pengecekkan Data Guru Dapodikdas (mirror 4)

Dan Berikut Pula Link Untuk Cara  pengecekkan SKTP bagi PTK dari Sync Dapodikdas yang telah sertifikasi khususnya:

Cek SKTP

Semoga data yang telah dikirim benar-benar akurat dan hasilnya pun sesuai dengan syarat dan ketentuan dari cara input data yang sesuai pada aplikasi Dapodikdas 2013.

Download Inmen Tentang Pengelolaan Data Pendidikan

Kegiatan pengelolaan Data Pendidikan dari berbagai pendataan yang dilakukan oleh Kemdikbud dalam rangka untuk mengumpulkan Data dalam lingkup satuan Pendidikan yang tersebar diseluruh Indonesia telah di Instruksikan oleh Mentri Pendidikan Nasionan lewat Inmen No.2 Tahun 2011.

Mendukung efisiensi dan efektiftas kegiatan pengumpulan data Pendidikan juga di instruksikan khusus kepada PDSP, Semua Sekretaris Jendral dilingkungan Kementrian Pendidikan Nasional, semua sekretaris utama pada lingkup Kemdiknas serta Semua Kepala Dinas Propinsi/Kabupaten atau Kota agar menginstruksikan semua kepala satuan Pendidikan diwilayah Propinsi/Kabupaten/Kota untuk melakukan pengumpulan dan Pengiriman Data.

Biaya yang timbul sebagai akibat kegiatan pengumpulan data dibebankan Kepada Kementrian Pendidikan Nasional lewat Anggaran yang Relevan.

Inmen no.2 tahun 2011 tentang Pengelolaan Data Pendidikan, ini pula sebaliknya bisa menjadi payung Hukum untuk mendasari adanya Operator Sekolah.

Download Inmen No.2 Tahun 2011.

Biaya yang timbul lewat anggaran Kemdiknas yang Relevan salah satunya pada Petunjuk Tekhnis terbaru Bantuan Operasional Sekolah tahun 2014.

Download Juknis BOS Tahun 2014

Kamis, 09 Januari 2014

Jangan Abaikan Pilihan Jenis PTK Dapodikdas

Beberapa hari ini melihat Progres Pengiriman, berbagai data sudah terlihat pada progress pengiriman data Dapodikdas, ada hal janggal saya lihat pada pilihan PTK atau Jenis PTK yang harusnya linear dengan SK sang PTK tersebut namun banyak kawanan OPS yang terkesan mengabaikan pada pilihan jenis PTK.

Hal ini sangatlah penting karena jika PTK tersebut telah sertifikasi cukup rawan jika pilihan jenis PTK ini tidak linear dengan sertifikasinya.

Pada Progress pengiriman di laman Info Pendataan Dikdas banyak Jenis PTK pada pilihan Lainnya, padahal jika diketahui saja lainnya yang dimaksud diluar dari atau tidak ada pada Pilihan Tersebut, kalau misal dia Guru SD tentunya kebanyakan Guru Kelas, Jika Misal dia Guru PJOK maka pilihannya Guru Mata Pelajaran, Pada SMP rata-rata Guru Mata Pelajaran Kecuali Guru BK.

Kalau Jenis Jabatan Struktural tentu akan berbeda, seperti Tata Usaha, atau Penjaga Sekolah yang bisa saja jika tak ada pilihan maka lainnya.

Berikut hal penting bagi kawan-kawan OPS yang Harus perhatikan, namun sebelumnya terima kasih pada Pakno Aja dan Kang Nunu Nugraha yang mengingatkan Juga masalah ini. lihat tampilan berikut:

Saya tidak berani menyatakan jika tidak linear pilihan tersebut maka tunjangan tak akan keluar namun jika boleh memberi saran jangan coba meremehkan pilihan tersebut agar sesuai data kita serta tidak muncul masalah dikemudian hari nya.

Semoga Bermanfaat

Cara Perbaikan NPSN dan NSS Yang Salah

Nomor Statistik Sekolah dan Nomor Pokok Sekolah Nasional atau biasa yang disebut NSS dan NPSN, bagaimana jika terjadi kesalahan pada NPSN dan NSS sekolah.
Kita ketahui kedua hal tersebut begitu penting NSS sendiri dikelola oleh Pusat Data Statistik Pendidikan atau PDSP juga biasa digunakan oleh Badan Akreditasi Nasional sebagai nomor unik statistika sekolah tersebut.

Dalam data sebuah sekolah pasti Nomor tersebut berbeda NPSN dan NSS perbedaan tersebut cukup nampak pada siapa yang mengelola, seperti NPSN yang dikelola langsung oleh kemdiknas dan NSS dikelola PDSP.

Nah..bagaimana jika salah nomor-nomor tersebut, kiranya cukup fatal bagi sekolah kita terutama menyangkut Data pokok pendidikan Dasar atau Dapodikdas yang didalamnya terkandung ke valida an data kita dan data sekolah kita.

Jika terjadi demikian tak salah coba cara ini, karena info ini juga dari admin pusat bagi Sekolah yang NPSN dan NSS nya salah maka lakukan hal sebagai berikut :


PERBAIKAN NSS dan NPSN yang Salah
Silahkan isi data sekolah anda dikomentar di Grup (Facebook) Info Pendataan Ditjen Dikdas
contoh formatnya
Nama Sekolah : SMP GIKI 1
NSS yang salah : 0560.070220
NSS yang benar : 204056011453
NPSN yang salah : -
NPSN yang benar : 20532766
Bentuk Pendidikan : SMP
Status Sekolah : Swasta
* Untuk perbaikan NPSN silahkan pastikan dulu data NPSN nya di http://referensi.data.kemdikbud.go.id/
* Untuk perbaikan NPSN / NSS bisa juga kirim melalui email ke koderegistrasi@gmail.com
* Jangan menghapus data yang sudah diisikan disini.

Selasa, 07 Januari 2014

Solusi Menaklukkan DapodikdasWerbSrv

Kembali membahas Dapodikdas 2013, hari ini melihat dua orang rekan OPS yang setelah menginstal pacth Dapodikdas namun saat coba buka aplikasi jadi nya Genap/Nan atau Ganjil/Nan mencoba menghindar dulu dari persoalan salah satu Operator Sekolah permasalah Bapak OPS ini saat instal awal normal saja, namun setelah dua hari tidak dibuka aplikasi Dapodikdasnya malah tak mau dibuka lagi jawabannya error saat terbukanya Firefox, mencoba berpikir sejenak karena persoalan ini hampir sama dengan Blank screen, obyek tidak ditemukan intinya menyangkut DapodikdasWerbSrv yang didalamnya berjalan apache untuk aplikasi dapodikdas yang berbasis webserver yang telah lalu saya pernah Bahas tentang Cara Mengetahui Aplikasi Penggunan Port 80 setelah melihat masalh yang terjadi saya berpikir harus reinstal aplikasi Dapodikdas kedua Laptop tersebut, Capek juga saya pikir harus saya backup data dulu kedua nya dan restore lagi dengan cara yang sama.

Coba dan mencoba membuka Jantung Pertahanan Dapodikdas berjalan pada DapodikdasDB dan DapodikdasWerbSrv, agar apache 2.4 berjalan saya lakukan klik kanan dan star pada DapodikdasWerbSrv, namun yang terjadi DapodikdasWerbSrv juga tak mau jalan, not respond atau apalah bahasa lainnya.

 Pada DapodikdasDB nampak normal nya berjalan secara automatic namun hal itu tidak linear dengan DapodikdasWerbSrv, saking penasaran saya klik kanan pada DapodikdasWerbSrv seperti tampilan berikut:

Saya coba Pilih Properties, biar tahu saja didalamnya ada apa, namun diluar dugaan roller atau pilihan untuk menjalankannya ada berbagai macam, dari automatic, manual, disable seperti tampilan berikut :
Karena Mikirnya tetap aja bakal di instal ulang ni aplikasi, tak salah dicoba pindah channel kepilihan manual, Apply dan Ok, saya coba Restart/star kan lagi DapodikdasWerbSrv. diluar dugaan jalan saat star dengan pilihan manual, belum selesai penasarannya, langsung saya buka Aplikasi Dapodikdas yang masih terpasang, ternyata normal seperti sedia kala pada kondisi idealnya.

Luar biasa saya pikir, namun satu yang mengganjal dihati jika saya pilih manual starnya apakh bapak OPS ini bisa dan mengerti cara menjalankannya nanti, tentunya harus Otomatis kan, biar lebih nyaman.

Saya coba ulangi cara diatas dan saya pilih Automatic, saya start kan, akhirnya bisa jalan. ternyata mudah saat ini tak perlu instal ulang aplikasi cukup saya roller pilihan menjalankan DapodikdasWerbSrv. masalah-masalah diatas bisa teratasi, semoga yang lain juga bisa dengan cara ini. simple dan mudah.

Minggu, 05 Januari 2014

Dampak Pembagian Rombel Dapodikdas

Ada pertanyaan yang mendasar tentang aturan Jumlah Siswa pada Rombel Dapodikdas 
Hal ini tak kalah meragukan bagi para OPS jika aturan rombel dikatakan normal kalau memiliki 20 siswa pada Dapodikdas. 
Coba Berdiskusi bersama rekan-rekan sesama OPS tentang masalah ini, tentunya OPS yang punya pemikiran sama dan keadaan yang sama pula bahwa bagaimana jika kelas kurang dari 20 siswa pada Dapodikdas. saling berbagi cerita di dunia maya tiba muncul jawaban rekan yang lebih mengetahui masalah ini memberikan Repost dari admin pusat untuk masalah dan solusi Rombel Kurang dari 20 siswa. Terima kasih Pak Deddi Suheru atas infonya, dan seperti inilah info yang bapak/ibu bisa cermati :

1.Menurut Peraturan tentang SPM Pendidikan disyaratkan bahwa Maksimal siswa rombongan belajar  untuk SD adalah 32 siswa dan minimal adalah 20 siswa. 

2.Untuk tingkat kelas yang berjumlah lebih besar dari 32 siswa tetapi kurang dari 40 siswa maka rombel itu masih terhitung pada "rombel Gemuk" dan jangan coba-coba di pecah jadi dua Rombel
  
Dampak Pembagian Rombel
 
3. Tingkat kelas yang siswanya kurang dari 40 siswa tapi tetap dipaksakan dibagi menjadi 2 rombel sehingga salah satu rombelnya ada yang siswanya kurang dari 20 siswa, maka kedua rombelnya akan dianggap ROMBEL TIDAK NORMAL, dan rombel tersebut akan dinyatakan tidak memenuhi syarat bagi guru yang mengajar dirombel tersebut untuk dapat menerima aneka tunjangan, baik TP ataupun TF.

 
4. Aturan minimal siswa 20 siswa/rombel ini, TIDAK BERLAKU UNTUK TINGKAT KELAS YANG TIDAK MELAKUKAN PEMBAGIAN ROMBEL. Artinya bila suatu tingkat kelas rombelnya kurang dari 20 siswa tanpa proses pembagian rombel, maka rombel tersebut tetap akan dinyatakan sebagai rombel yang memenuhi syarat untuk dapat dicairkannya Aneka tunjangan bagi guru yang mengajar di rombel yang bersangkutan. Solusi untuk sekolah yang disemua tingkat kelasnya hampir semuanya kurang dari 20 siswa, kedepan mungkin akan direkomendasikan oleh pihak Kemendikbud agar di merger dengan sekolah lain.

 
5. Pembagian rombel bisa dilakukan untuk suatu tingkat kelas bila dalam tingkat kelas tersebut semua gurunya sudah bersertifikat pendidik adalah minimal 42 siswa dengan pembagian siswa kelas A = 21 siswa dan Kelas B = 21 siswa, sedang Pembagian rombel ideal sesuai aturan SPM yang sesungguhnya adalah minimal 52 siswa dengan pembagian siswa Kelas A = 32 siswa dan Kelas B = 20 siswa.
6. Mohon agar dalam pembagian rombel, jangan karena mengejar aneka tunjangan untuk guru atau agar semua guru mendapatkan jam mengajar, maka sampai mengabaikan aturan yang berlaku dan mengorbankan siswa di sekolah kita.

 
7. Penghapusan atau perubahan rombel untuk dapodikdas ini lumayan rumit dan terkadang bila tidak hati-hati dalam proses penghapusannya dapat membuat data siswa menjadi kacau.

 
8. Perlu diingatkan kembali bahwa dapodik 2013 bukan menitikberatkan pada kuantitas tetapi sudah menitikberatkan pada KUALITAS data.


Kiranya demikian info yang bisa kita cermati, karena Jumlah minimal 20 siswa ini bukan hanya daerah pedalaman yang tak mampu dengan syarat 20 siswa satu kelas namun daerah kota juga ada yang kurang dari jumlah 20 siswa perkelas. dan bisa dilihat pula Perbandingan Rombel dan PTK Dapodikdas

Semoga Bermanfaat

Sabtu, 04 Januari 2014

Cara Daftar ke PDSP

Berbagai Pendataan dengan sistem online sudah merambah dunia pendidikan, Dari Data pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas), Padamu Negeri dengan fasilitas Verval NUPTK dan berbagai hal lain yang nampaknya sudah merupakan keharusan Para Guru harus melek IT.

Pada kesempatan ini tak kalah dengan Fasilitas pendataan Pendidikan lainnya, Pusat Data dan Statistik Pendidikan atau bahasa lainnya yang cukup familiar adalah PDSP, juga menyediakan layanan online sebagai sistem Layanan Pendukung Pengelolaan Data Pendidikan, meski fungsinya belum di optimalkan namun tak salah jika kawan-kawan mengenal lebih awal karena data ini juga tak kalah pentingnya bagi PTK maupun Sekolah.

Jika ingin mengenal layanan PDSP ini kawan-kawan masuk pada link berikut Sistem Layanan Pendukung Pengelolaan Data Pendidikan 
Namun prasyarat untuk login tentulah kawan-kawan harus lebih awal melakukan Pendaftaran, Cara Pendaftaran PDSP dengan tampilan berikut :

Akan tampil berbagai isian, yang nantinya wajib diisi sebagai bukti validasi, diantaranya. email (email yang aktif) pasword usahakan terdiri dari angka dan huruf, nama Lengkap tanpa gelar, tempat tanggal lahir, serta ada sedikit pertanyaan Rahasia, itu pada halaman awal pada halam kedua ada isian lagi terutama alamat kita. jika sudah selesai klik Go untuk melanjutkan dan kirim data kita, abaikan dulu pesan web nantinya kita buka akun email yg kita daftar kan tadi karena email konfirmasi notifikasi inilah pertanda kita bisa login.

Buka email notifikasi, klik aktivasi akun, setelah itu barulah kita bisa login, masukkan email dan masukkan sandi seperti pendaftaran kita tadi pada beranda, klik panah Login samping kanan seperti gambar diatas.

Jika sudah sukses tengok tampilan pilihan ini bagi PTK.

Isikan lagi data diri sebagai PTK, nama dan gelarnya sekalian, kolom kode registrasi silahkan kosongkan, selanjutnya klik Go..maka akan muncul Home dan kita lanjutkan klik Home, muncul tampilan seperti berikut jika sukses.
Silahkan setelah itu Kawan-kawan lihat isi dalamnya utak-atik saja di pahami secara mandiri, karena Layanan ini belum optimal maka hanya sebatas cara Pendaftaran saja yang bisa kami bagikan, untuk Cara Pengisian Data di PDSP kedepan akan kita bahas lagi.

Semoga Bermanfaat..

Jumat, 03 Januari 2014

Sukses Sync Lahirnya Dapodikdas 206

Berbagai Produk IT tentulah tak beda jauh dibalik kelebihan masih terlihat pula kekurangan, begitu pun Dapodikdas yang lagi marak-maraknya di dunia pendidikan terutama pendidikan dasar dan menengah.


Dari berbagai versi perubahan-perubahan aplikasi demi melakukan perkembangan guna menuju tahapan yang ideal telah dilakukan Tim pengembang pusat. agar kwalitas data yang diharapkan serta kwalitas aplikasi yang ideal sedang dan tengah dilakukan.

Pada versi Dapodikdas 205 ini sudah terasa kenyamanan para Operator sekolah dalam pengentrian data serta masuk ketahapan sinkronisasi, pada tahapan sync Dapodikdas 205 ini ada hal-hal yang berbeda dan perlu perhatian Para operator sekolah setelah melakukan sinkronisasi baiknya melakukan hal-hal berikut ini

1. Sinkronisasi dengan Replay akhir Berhasil Pada versi 205, harus di perhatikan indikator lain seperti tabel data, lihat berapa data yang sukses terkirim ke server dan adakah yang gagal dengan kasus data gagal terkirim keserver ini masih pada tahapan kuantitas data bukan masuk pada tahap kualitas data, baik dari itu jangan dulu masuk ke semester genap. lihat tabel contoh kesuksesan data pengiriman.
2. Indikator lainnya setelah sync dan Replay berhasil kita Reload tidak ada data yang tertinggal, atau yang gagal terkirim ke server. ini juga masih pada tahapan kuantitas data bukan pada kualitas yang data yang kita harapkan.

Dari pengalaman para Operator Sekolah indikator Sync berhasil Pada Dapodikdas 205 adalah sebagai berikut :

1. Replay Sinkronisasi  Berhasil
2. ada durasi waktu tertera pada log aplikasi
3. data perubahan berhasil di kirim keserver (SUKSES)
4. ada data yg terkirim dari server ke lokal (jika ada)
5. Ketika Di reload ( tabel jadi kosong) tidak ada data yg tertinggal..
Silahkan sekarang coba buka aplikasi dan validasi dan klik Sinkronisasi apa Yang terjadi?
Namun jika kita bicara hal lain mengapa bisa gagal, tentunya banyak Faktor yang mempengaruhi, terutama tidak sesuainya data yang struktur yang diminta server, seperti tanpa kita sadari saat instal pacth dari beberapa versi masih saja terjadi munculnya data rincian PD didata wali tertera angka, 0, 98 yang mesti kita benahi. 
 Persoalan tersebut jelas sudah diketahui admin pusat dari berbagai laporan keluhan para Operator Sekolah. menyikapi hal tersebut admin pusat Yusuf Rokhmat mengatakan persolan ini.
"Aplikasi sengaja kami buat Expired perbulan ini guna mencari Solusi itulah alasannya kami buat expired, jika nanti terjadi penolakan pada sync 205 bisa diartikan akan Keluar Dapodikdas 206"
Dapodikdas 206  sendiri lanjutnya lagi. " ini merupakan penyempurnaan bugs pada versi sebelumnya. Terlepas dari itu kami belajar mengatur ritme managemen bugs yang terjadi pada tahun-tahun belakang ini. Jelasnya."
Yusuf Rokhmat
 
 Pada Dapodikdas 206 pula rencana akan di buatkan fitur tambahan /Fiture candidate Release yang memudahkan pada pemindahan data semester 1 sama dengan semester 2, jadi tidak terjadi invalid lagi pada Data Periodik seperti yang terjadi pada genap dan ganjil dapodikdas 205 para OPS harus input manual data periodik.

Kamis, 02 Januari 2014

Cara Mengetahui Aplikasi Pengguna Port 80

Saat melakukan instalasi pada Dapodikdas kita tentu masih mengingat Port 80 pada tampilan awal saat instalasi Dapodikdas dengan bundling instaler.
Port 80, Port ini biasanya digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname di web browser maka web browser akan melihat IP tersebut pada port 80, beginilah aplikasi Dapodikdas yang berbasis webserver ini berjalan, ketika kita ketikkan localhost pada Browser maka bagi windows yang terinstal aplikasi  akan terpanggillah Data pokok pendidikan Dasar 2013 atau Dapodikdas.

Banyak kejadian port 80 terjadi konflik atau ada aplikasi lain yang juga menggunakan port yang sama hasilnya apache/2.4 tidak bisa di star atau di running, pada DapodikdasWebSrv yang indikasi nya akhirnya macam-macam obyek tidak ditemukan misalnya saat kita ketikkan localhost.

Bagaimana cara Cek aplikasi yang menggunakan port 80 misal jika terjadi bentrok rebutan port.
langkah awal kita gunakan Command Prompt.
Klik Star pada windows >ketik "cmd" (tanpa tanda petik)> tuliskan "netstat -a -no"(tanpa tanda petik) tekan enter, kira-kira beginilah tampilannya.
saya menemukan TCP 0.0.0.0 :80, yang harus dilakukan catat dan ingat listening dan Kode PID nya seperti contoh 1852 diatas itu PID. jika sudah tutup saja.

Selanjutnya kita cari tahu siapa aplikasi pemilik port tersebut. dengan jurus pamungkas biasa untuk memunculkan task manager tekan Ctrl+Alt+Del berbarengan, pada kolom proses atau pada kolom service akan muncul tampilan berikut :
Itu dia pemiliknya PID 1852 DapodikdasWebSrv tentunya ini milik Dapodikdas masih saudara DapodikdasDB.
Jika terjadi bentrok atau aplikasi lain yang menggunakan port 80 maka langkah kita tidak hanya mengecek saja seperti cara diatas namun menghentikannya agar Apache DapodikdasWebSrv bisa berjalan normal.
cara menghentikannya jika terjadi demikian saya sarankan jangan lakukan penyetopan pada task manager yang biasa distopkan pada tab Proses di task manager. seringa tidak bisa di end proses jika lewat bagian tersebut.

Langkah amannya untuk mematikan aplikasi lain yang bentrok, uninstal aplikasi yang teridentifikasi menggunakan port 80 namun lebih baik  lakukan dulu klik star>ketik service>view service local.
kemudian di antara banyak aplikasi tersebut cari program atau aplikasi yang terdeteksi menggunakan port 80 saat , kemudian klik kanan, klik stop, atau dengan cara stop gambar berikut.

Setelah di Stop Program tersebut terserah mau diapakan agar tidak mengganggu lagi jalannya aplikasi Dapodikdas.

Semoga Bermanfaat...